Bagaimanakah rima yang ditunjukkan pada puisi tersebut? judul puisi sajak putih
1. Bagaimanakah rima yang ditunjukkan pada puisi tersebut? judul puisi sajak putih
Jawaban:
SAJAK PUTIH
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku
Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Selama kau darah mengalir dari luka
Antara kita Mati datang tidak membelah...
Penjelasan:
maaf kalo salah
tolong jadikan jawab an tercerdas
2. rima puisi bersajak adalah
Rima adalah Bentuk perulangan bunyi pada suatu rangkaian puisi, Rima sendiri terdiri dari dua bagian yaitu: rima kata dan rima baris.
Rima kata terdiri dari dua bagian yaitu: rima yang terdapat dalam suku kata, dan rima yang mengulang kata tersebut sepenuhnya.
Rima suku kata ini sangat sederhana karena hanya mengulang bunyi pada suku katanya saja. Contoh yang paling mudah terdapat pada kata ulang dwilingga salin suara. Contohnya:
Sayur-mayur,
Lauk-pauk,
Beras-petas,
Gilang-gemilang,
Teram-temeram,
Dan lain-lain.persamaan bunyi dalam puisi
klo slh maaf
3. Rima puisi bersajak adalah
puisi kali y?(maaf klo salaaaahhhh.....)))a-a-a-a itu kalo gak salah
4. Buatlah contoh puisi dan tentukan rima dan sajaknya!
JAWABAN DAN PENJELASAN=
1. RIMA SILANG a-b-a-b],
Contoh:
Angin pulang menyejuk bumi
Menepuk teluk menghempas emas
ari ke gunung memuncak sunyi
erayun-ayun di atas alas
2. RIMA TERUS [a-a-a-a],
Contoh:
Di lereng gunung lembah menghijau
Air terjun menghimbau-himbau
Meraih beta pelipur risau
Turut hasrat hendak menjangkau
3.RIMA pasang [a-a-b-b],
Contoh:
Indonesia tanah airku
tanah tumpah darahku
di sanalah aku digusur
dari tanah leluhur ……
4.RIMA peluk [a-b-b-a]
Contoh:
Di lengkung cahaya berhias bintang
Cahaya bulan di ombak menitik
Embun berdikit turun merintik
Engkau menantikan ikan datang …
JADIKA JAWABAN TERBAIK YA
5. Contoh puisi sosial budaya beserta sajak rima dan isinya
puisi lama atau pantunjdheusjdndjosndjeoeod
6. puisi abab dan rima/sajak
pergi ke medan membeli ulos
singgah di kedai membeli gulai
jangan ajak aku membolos
dorong aku jadi anak yg pintar
7. pahami Tujuan penulisan puisi Rakyat serta pola rima sajak
Jawaban:
warisan bangsa berupa puisi, syair, pantun, dan gurindam, yang memiliki nilai pesan moral, agama, dan budi pekerti.
Penjelasan:
Setahu saya itu . Terimakasih
8. rima puisi perasaan seni bersajak apa?
bersajak a-a-a-a
maaf kalo slh
9. Mengapa sajak /rima penting dalam menulis puisi?
karena puisi kalau tidak ada sajak atau rima itu bukan puisi melainkan syair
10. bagaimana rima atau sajak puisi di atas? puisi diatas berbentuk apa?
Jawaban:
a,b,a,b
Penjelasan:
maaf klu salah
semoga membantu
11. sajak/rima dalam setiap bait dalam puisi senja
Jawaban:
Penjelasan:
Apakah yang dimaksud rima?
Rima adalah Bentuk perulangan bunyi pada suatu rangkaian puisi, Rima sendiri terdiri dari dua bagian yaitu:
rima kata, dan
rima baris.
Rima kata terdiri dari dua bagian yaitu:
rima yang terdapat dalam suku kata, dan
rima yang mengulang kata tersebut sepenuhnya.
Rima suku kata ini sangat sederhana karena hanya mengulang bunyi pada suku katanya saja. Contoh yang paling mudah terdapat pada kata ulang dwilingga salin suara. Contohnya:
Sayur-mayur,
Lauk-pauk,
Beras-petas,
Gilang-gemilang,
Teram-temeram,
Dan lain-lain.
Sedangkan rima kata sendiri terdiri dari perulangan penuh kata tersebut. Contohnya terdapat pada kata ulang berimbuhan, seperti:
Sesayup-sayup,
Mendesir-desir,
Terapung-apung,
Berayun-ayun,
Dan lain sebagainya.
Cara menggunakan rima ini cukup mudah karena dapat diletakkan dimana saja dari bagian sebuah puisi. Sebagai contoh:
Lagu pekerja malam
Sesayup-sayup embun
Antara dynamo menderam
Pantun demi pantun.
Rima baris biasanya digunakan dalam puisi dua seuntai (Disticond), dan sajak empat seuntai (quatren). Tapi, yang paling banyak mengandung rima baris biasanya adalah Quatren.
Cara menentukan rima baris!
Ada beberapa bentuk rima baris yaitu: AAAA, AABB, ABAB dan ABBA.
Rima dengan pola AAAA, disebut rima sama bunyi. Contohnya:
Purnama raya
Bulan bercahaya
Amat cuaca
Ke Majalaya
Rima dengan pola AABB disebut rima berangkai. Contoh penggunaan rima ini adalah:
Di malam suram
Aku mendendam
Di pagi berkabut
Hati berserabut.
Rima dengan pola ABAB disebut juga sebagai rima berselang. Contoh penggunaan rima tersebut adalah pantun. Beberapa puisi quatren zaman “Pujangga Baru” banyak menggunakan bentuk rima seperti ini. Sebagai contohnya:
Purnama raya
Pungguk merayu
Dinda berseloka
Ayahda beradu.
Rima yang mempunyai pola ABBA, dikenal sebagai rima berpeluk. Bentuk ini jarang sekali digunakan dalam puisi-puisi modern seperti sekarang ini. Salah satu contoh polanya adalah:
Ketika hati dilanda kalut
Engkau datang mengisi jiwa
Kau hadir di saat duka
Menghibur hati yang berliput kabut.
Jangan dikira kalau menggunakan rima, terutama rima baris semudah yang anda pikirkan. Kebanyakan puisi di zaman modern ini memang sudah menggunakan gaya bahasa yang lebih bebas, baik itu dalam pola struktur baris, maupun jumlah baris dalam bait puisi. Tetapi ada juga penyair yang masih menggunakan rima tersebut.
Dalam karya-karya amatiran, rima biasanya digunakan sebagai pemanis suatu puisi. Sayangnya, penggunaan tersebut tidak memperhatikan pola-pola dan struktur yang ada. Oleh sebab itu, alangkah baiknya kita belajar mengenal dan menggunakannya dengan memperhatikan pola struktur dan makna yang bisa kita suratkan dalam sebuah puisi. Rima adalah ciri asli karya sastra Melayu yang tidak dimiliki oleh bentuk sastra manapun (khas).
Beberapa Tipe Rima
1.Rima Akhir Sempurna
Rima akhir sempurna adalah persamaan bunyi pada suku kata terakhir..
Contoh:
jalan ~ pelan panggang ~ tegang tunggang ~ langgang2. Rima Akhir Tak Sempurna
Rima akhir tak sempurna adalah persamaan bunyi pada bagian suku kata terakhir..
Contoh:
makan ~ telan pergi ~ kaki3. Rima Akhir Ganda
Rima akhir ganda adalah persamaan bunyi pada dua suku kata terakhir..
Contoh:
kerabat ~ menjabat
pangkalan ~ sejalan
4. Rima Akhir Ganda Tak Sempurna
Rima ganda tak sempurna adalah persamaan bunyi pada sebagian dua suku kata terakhir..
Contoh:
gelas ~ teras piring ~ giling5. Rima Awal
Rima awal adalah persamaan bunyi pada suku kata awal..
Contoh:
kerja ~ kerbau panggul ~ panggang Rima dalam Puisi
12. Puisi terikat oleh bait , baris, rima atau sajak termasuk jenis puisi?
Jawaban:
Puisi adalah bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris yang bahasanya terlihat indah dan penuh makna. ... Puisi lama masih terikat dengan jumlah baris, bait, ataupun rima ( sajak ). Puisi lama adalah pantun dan syair.
Jawaban:
Puisi lama
Penjelasan:
Puisi lama terikat oleh bait,baris,rima,irama dan sajak,merupakan kesustraan/kesusastraan lisan,gaya bahasanya pun statis (tetap) dan klise,dan isinya fantastis dan istana sentris.
13. rima pada bait pertama puisi bersajak
a-a, b-b
maaf kalo salaha-a-a-a
maaf klo salah
14. Rima dalam puisi sajak matahari karya w s rendra
Rima merupakan salah satu unsur intrinsik dalam puisi. Rima dapat diartikan sebagai pengulangan bunyi yang berselang. Dahulu, rima biasanya dikaitkan dengan tempatnya di akhir larik sebuah puisi. Namun, sekarang kita bisa menemukan rima pada bagian-bagian lain, sehingga tidak selalu harus berada di akhir puisi. Berkat bantuan rima ini jugalah, suatu puisi mampu menghadirkan keindahan kepada para pembacanya.
Hingga kini, terdapat beberapa jenis rima yang kerap digunakan dalam puisi, yaitu:
A. Rima akhir, yaitu pengulangan bunyi yang terjadi di akhir larik.
Rima akhir dapat digolongkan menjadi beberapa bagian, yaitu:
1. Rima silang (a-b-a-b)
2. Rima terus (a-a-a-a)
3. Rima pasang (a-a-b-b)
4. Rima patah (a-a-a-b atau a-b-a-a atau a-a-b-a)
B. Rima datar, yaitu pengulangan bunyi yang terdapat pada setiap larik.
Rima datar dapat digolongkan menjadi beberapa bagian, yaitu:
1. Rima asonansi
Yang dimaksud dengan rima asonansi adalah pengulangan bunyi vokal.
Contoh: burung perkutut di ladang berumput
2. Rima aliterasi
Yang dimaksud dengan rima aliterasi adalah pengulangan bunyi konsonan.
Contoh: Kaulah kandil kemerlap
Berdasarkan pengertian dan klasifikasi ini, barulah kita dapat menentukan rima yang terdapat pada puisi "Sajak Matahari" karya W.S. Rendra.
Berikut akan kakak sajikan puisinya.
SAJAK MATAHARI
Oleh :
W.S. Rendra
Matahari bangkit dari sanubariku.
Menyentuh permukaan samodra raya.
Matahari keluar dari mulutku,
menjadi pelangi di cakrawala.
Wajahmu keluar dari jidatku,
wahai kamu, wanita miskin !
kakimu terbenam di dalam lumpur.
Kamu harapkan beras seperempat gantang,
dan di tengah sawah tuan tanah menanammu !
Satu juta lelaki gundul
keluar dari hutan belantara,
tubuh mereka terbalut lumpur
dan kepala mereka berkilatan
memantulkan cahaya matahari.
Mata mereka menyala
tubuh mereka menjadi bara
dan mereka membakar dunia.
Matahri adalah cakra jingga
yang dilepas tangan Sang Krishna.
Ia menjadi rahmat dan kutukanmu,
ya, umat manusia !
Yogya, 5 Maret 1976
Potret Pembangunan dalam Puisi
Pembahasan:
1. Bait pertama menggunakan RIMA SILANG
2. Bait kedua menggunakan RIMA PATAH (a-a-b-b-c)
3. Bait ketiga menggunakan RIMA ASONANSI
4. Bait keempat menggunakan RIMA ASONANSI
Contoh lain tentang rima dapat kamu pelajari pada halaman berikut:
https://brainly.co.id/tugas/9990506
Simpulan:
Puisi "Sajak Matahari" karya W.S. Rendra menggunakan beberapa jenis rima, yaitu:
1. Bait pertama menggunakan RIMA SILANG
2. Bait kedua menggunakan RIMA PATAH (a-a-b-b-c)
3. Bait ketiga menggunakan RIMA ASONANSI
4. Bait keempat menggunakan RIMA ASONANSI
Kelas: XII
Mata pelajaran: Bahasa Indonesia
Kategori: Sastra
Kata kunci: rima, puisi, sajak matahari, ws rendra
15. sebutkan macam macam sajak/rima sebuah puisi
Rima sempurna, yaitu persama bunyi pada suku-suku kata terakhir.
Rima tak sempurna, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada sebagian suku kata terakhir.
Rima mutlak, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada dua kata atau lebih secara mutlak (suku kata sebunyi)
Rima terbuka, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada suku akhir terbuka atau dengan vokal sama.
Rima tertutup, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada suku kata tertutup (konsonan).
Rima aliterasi, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada bunyi awal kata pada baris yang sama atau baris yang berlainan.
Rima asonansi, yaitu persamaan bunyi yang terdapat pada asonansi vokal tengah kata.
Rima disonansi, yaitu persamaan bunyi yang terdapaat pada huruf-huruf mati/konsonan.rima sempurna,rima tak sempurna,rima mutlak,rimaterbuka,rima tertutup,rima aliterasi,rima asonansi,rima disonansi
16. Tentukan tema, sajak, rima, dan amanat dalam puisi
tema=mengapa lagi
maaf jawabnya tema di fotonya jawabannya cuma tema
17. Ada layar putih kemilauMenuju ke pulau bernyiur hijau Ada debar kasih menghimbau Ke hari lampau di sebuah dangau Berdasarkan sajak /rima puisi tersebut bersajak
Jawaban:
ini kalo gak salah a-a-a-a
18. Rima atau sajak apa saja yg di gunakan pada puisi mari menolong sesama
rima yang terdapat dalam suku kata, dan
rima yang mengulang kata tersebut sepenuhnya.
19. Buatlah Puisi Dengan sajak/Rima a.a.a.a.Tolong Kak
Jawaban:
itu jawabanya
Penjelasan:
semoga membantu:)
puisi bertema kebudayaan indonesia hebat
20. Sajak atau rima puisi di atas adalah...
Jawaban:
di bawah
Penjelasan:
Rima Rima dalam puisi adalah: Rima silang, terus,pasang ,peluk dan patah
(semoga bermanfaat)
21. Tolong buatin puisi tentang hewan lah , dengan diksi yang indah, sama rimanya sama/sajaknya sama.
kucing kucing.......
kau hewan peliharaan
bulumu halus
kau sangat imut
kau suka makan ikan
dan suka mengejar tikus
kau suka berguling guling
suaramu meong.....meong....
saat malam matamu menyala
kucing......
kau hewan peliharaanku yang imut
22. tolong analisis puisi sajak putih karya supardi djoko damono dan tentukan makna konotatif, makna simbol, rima, imaji
Pada suatu hari nanti
Jasadku tak akan ada lagi
Tapi dalam bait-bait sajak ini
Kau takkan kurelakan sendiri
Pada suatu hari nanti
Suaraku tak terdengar lagi
Tapi di antara larik-larik sajak ini
Kau akan tetap kusiasati
Pada suatu hari nanti
Impianku pun tak dikenal lagi
Namun di sela-sela huruf sajak ini
Kau takkan letih-letihnya kucari
Karya : Sapardi Djoko Damono
A. Unsur Instrinsik
Tifografi
Pada puisi `pada suatu hari nanti` karya Sapardi Djoko Damono,tipografi yang ditampilkan adalah bentuk ratakiri dan lurus bawah.Puisi itu diberi wajah yangsederhana untuk memperkuat makna yangdisampaikan, yaitu tentang.Tipografi puisi diatas dibentuk oleh tiga bait,yang mana jumlah baris tiap bait berbeda-beda.Pada bait pertama, terdiri atas empat baris yangmana tiap baris mempunyai jumlah kata yangberbeda sehingga menimbulkan tampilan yangtidak rata kana-kiri melainkan hanya rata kirisaja. Pada bait kedua terdiri atas dua baris yangdisusun sama seperti bait sebelumnya. Baitketiga terdiri atas dua baris. Bait ketiga,keempat, dan kelima, masing-masing terdiri atasempat baris yang disusun sama seperti baitsebelumnya. Antara bait satu dan yang lainnyan diberi jeda (spasi). Hal itu sebagai penandaperpindahan bait. Karena mungkin setiap baitmengandung makna yang terpisah.Jumlah baris dalam satu bait berbeda-beda.Demikan juga jumlah kata dalam satu baris jugaberbeda-beda.Hal itu menimbulkan panjangpendeknya tampilan baris.
Diksi
Diksi adalah pemilihan kata yang tepat, padat dan kaya akan nuansa makna dan suasana sehingga mampu mengembangkan dan mempengaruhi daya imajinasi pembaca
Kata-kata yang digunakan pada puisi ini mudah untuk dipahami, contoh pada kata “Pada suatu hari nanti” pembaca bisa mengerti maksud dari puisi ini bahwa menceritakan sesuatu yang akan datang. Lalu pada kata “Jasadku tak akan ada lagi”sudah jelas bahwa suatu saat nanti tokoh ku tidak akan ada lagi di dunia ini. dan kata-kata pada bait selanjutnya mudah dipahami karena lebih ke makna yang sebenarnya.
Majas
Bahasa figuratif atau majas adalah bahasa kiasan yang mengiaskan atau mempersamakan sesuatu hal dengan hal lain supaya gambaran menjadi jelas, lebih menarik, dan hidup. Bahasa figuratif atau majas terdiri dari perbandingan, metafora, perumpamaan epos, dan personifikasi.
Pada puisi ini hanya terdapat majas metafora.Metafora adalah bahasa kiasan seperti perbandingan, hanya tidak menggunakan kata-kata perbandingan.
Amanat
Amanat adalah pesan yang akan disampaikan oleh pengarang. Amanat dari puisi ini adalah bahwa penyair ingin menyampaikan kesetiaannya kepada pembaca walaupun ia sudah tidak adi, pembaca tak usah sedih. Karena dia tetap setia dan tetap bisa menemani pembaca dengan karya-karya nya.
Verifikasi
1) Rima
Rima adalah unsur bunyi untuk menimbulkan kemerduan puisi, unsur yang dapat memberikan efek terhadap makna nada dan suasana puisi, dan juga rima adalah pengulangan bunyi dalam puisi. Pada puisi ini semua baitnya mempunyai akhiran i yang memberikan kesan kesetiaan, pengandaian dan rayuan terhadap sesuatu yang akan dihadapi.
2) Ritme
Ritme adalah pengulangan bunyi, kata, frase dan kalimat pada puisi. Pada puisi ini ritma terdapat pada bait I, II, dan III yaitu pengulangan klausa “Pada suatu hari nanti”.
Nada
Nada adalah sikap penyair terhadap pembaca. Sikap penyair pada puisi ini adalah lembut dan halus karena ia menjelaskan bahwa walau suatu hari nanti ia tidak ada, tapi karya-karyanya akan selalu ada menemani para pembaca.
Perasaan
Perasaan adalah suasana perasaan sang penyair yang diekspresikan dan harus dihayati oleh pembaca. Pada puisi ini, penyair merasa sedih karena pada suatu hari nanti ia akan meninggalkan sosok Kau pada puisi ini yang bisa berarti pembaca, tetapi ia pun senang karena walaupun suatu hari nanti ia tiada, tapi ia tetap menemani dan keberadaannya itu digantikan oleh larik-larik sajak dan kenangan indah semasa hidup.
Tema
Tema adalah ide atau gagasan yang menduduki tempat utama di dalam cerita.Puisi Pada Suatu Hari Nanti karya Sapardi Djoko Damono mempunyai tema kesetiaan. Kesetian terhadap Kau yang bisa berarti pembaca, walaupun Aku dalam puisi ini tidak ada, tetapi dia akan tetap setia ada bagi pembaca.
Kata Konkret
Kata kongkret adalah kata-kata yang jika dilihat secara denotatif sama, tetapi secara konotatif tidak sama, bergantung pada situasi dan kondisi pemakainya. Atau dengan kata lain, kata-kata itu dapat menyaran kepada arti yang menyeluruh. Seperti pengimajian, kata yang dikongkretkan juga erat hubungannya dengan penggunaan kiasan dan lambang.
#SEMOGA MEMBANTU
23. diksi dari puisi sajak putih
Jawaban:
PUTIH
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku
Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Selama kau darah mengalir dari luka
Antara kita Mati datang tidak membelah...
Karya : Chairil Anwar
A. Unsur Intrinsik
Struktur Fisik Puisi
Diksi
Diksi merupakan makna kiasan yang harus dipahami secara seksama dan menyeluruh, seperti:
Sajak merupakan kiasan suara hati si penyair, suara hati si aku. Putih mengiaskan ketulusan, kejujuran, dan keihklasan. Jadi, sajak putih berarti suara hati si aku yang sangat tulus dan jujur.
Pada bait I
“Warna pelangi” adalah gambaran hati seorang pemuda yang sedang senang;
“Bertudung sutra senja” yang dimaksud adalah pada sore hari;
“Di hitam matamu kembang mawar dan melati” yang di maksud adalah bola matanya yang indah.
Pada bait II
“Sepi menyanyi” yang di maksud adalah memohon (do’a) kepada Allah;
“Muka kolam air jiwa” yang di maksud adalah bersedih hati;
“Dadaku memerdu lagu” yang di maksud adalah berkata dalam hati;
“Menari seluruh aku” menggambarkan rasa kegembiraan.
Pada bait III
“Hidup dari hidupku, pintu terbuka” menggambarkan bahwa si aku merasa hidupnya penuh dengan kemungkinan dan ada jalan keluar;
“Selama matamu bagiku menengadah” merupakan kiasan bahwa si gadis masih mencintai si aku, mau memandang wajah si aku;
“Selama kau darah mengalir dari luka” yang di maksud adalah hidup si aku penuh harapan selama si gadis masih hidup wajar;
“Antara kita Mati datang tidak membelah” menggambarkan sampai kematian tiba pun keduanya masih mencintai, dan tidak akan terpisahkan.
Citraan
Citraan dalam karya sastra berperan untuk menimbulkan pembayangan imajinatif bagi pembaca melalui ungkapan tidak langsung.
Citraan visual (penglihatan) terlihat pada baris kedua dan kedelapan yaitu “Kau depanku dan menarik menari”.
Citraan indera (pencium) terlihat pada bait keempat yaitu “Harum rambutmu”.
Citraan indera (pendengaran) terlihat pada baris kelima yaitu “Sepi menyayi”.
Kata-kata konkret
Pada puisi ini ditemukan diksi yang berupa kata-kata konkret yang dapat membangkitkan citraan seperti penglihatan, penciuman, pendengaran. Kata-kata konkret tersebut sangat jelas menunjukan sikap tindakan baik dari penyair maupun dari pembaca. Kata-kata konkret tersebut bertujuan untuk menggambarkan unsur-unsur puisi secara tepat agar pembaca dapat merasakan keadaan yang dirasakan penyair.
Gaya Bahasa (Majas)
Dalam puisi “Sajak Putih” gaya bahasa (majas) yang muncul yaitu:
Pada baris ketiga bait pertama, yaitu “Dihitam matamu kembang mawar dan melati”, merupakan majas metafora yang bersifat membandingkan sesuatu secara langsung. Mawar dan melati yang mekar menggambarkan sesuatu yang indah dan menarik, biasanya mawar itu berwarna merah yang menggambarka cinta dan melati putih menggambarkan kesucian. Jadi dalam mata si gadis tampak cinta yang tulus, menarik, dan mengikat.
Majas repetisi pada baris kesembilan bait ketiga, yaitu terjadi pengulangan kata, “Hidup dari hidupku”, menggambarkan bahwa si aku merasa hidupnya penuh dengan kemungkinan.
Pada baris 1 bait 1 yaitu, “Tari warna pelangi” merupakan bahasa kiasan personifikasi yang menggambarkan benda mati dapat digambarkan seolah-olah hidup. “Rambutmu mengalun bergelut senda” juga menggunakan bahasa kiasan personifikasi.
Dalam bait kedua baris pertama, “Sepi menyanyi” adalah personifikasi karena mereka berdua tidak berkata-kata, suasana begitu khusuk seperti waktu malam untuk mendoa tiba. Dalam keadaan diam itu, jiwa si akulah yang berteriak seperti air kolam kena angin.
Majas Anatonomasia pada bait kesatu baris kedua yaitu, “Kau depanku bertudung sutra senja” yang menggunakan ciri fisik seseorang sebagai penggantinya.
Rima dan ritma
Puisi “Sajak Putih” secara keseluruhan didominasi dengan adanya vokal /a/, /i/, dan /u/. Asonansi vokal /a/ terdapat pada baris puisi yaitu baris 2, 4, 5, 6, 9, 10, 11, dan 12. Misalnya:
Asonansi vokal (a)
Penjelasan:
maaf kalau salah
24. setelah membaca puisi sajak putih analisislah unsur fisik yang membangun puisi sajak putih a.diksi. b.citraan. c.kata konkrit. d.rima
Berikut ini analisis unsur fisik yang membangun dari Puisi Sajak Putih:
Diksi: "Sajak" merupakan kiasan suara hati si penyair, suara hati si aku, sedangkan "Putih" merupakan kiasan dari ketulusan, kejujuran, dan keikhlasan. Jadi, "Sajak Putih" sendiri berarti suara hati si aku yang sangat tuIus dan jujur. Pada bait I: “Warna pelangi” maksudnya yakni gambaran hati seorang pemuda yang sedang senang. “Bertudung sutra senja” maksudnya yakni gambaran pada sore hari. “Di hitam matamu kembang mawar dan melati” maksudnya yakni bola matanya yang indah. Pada bait II: “Sepi menyanyi” maksudnya yakni memohon (do’a) kepada Allah. “Muka kolam air jiwa” maksudnya yakni bersedih hati. “Dadaku memerdu lagu” maksudnya yakni berkata dalam hati. “Menari seluruh aku” maksudnya yakni menggambarkan rasa kegembiraan. Pada bait III: “Hidup dari hidupku, pintu terbuka” maksudnya yakni menggambarkan bahwa si aku merasa hidupnya penuh dengan kemungkinan dan ada jaIan keluar. “Selama matamu bagiku menengadah” maksudnya yakni kiasan bahwa si gadis masih mencintai si aku, mau memandang wajah si aku. “Selama kau darah mengaIir dari Iuka” maksudnya yakni hidup si aku penuh harapan seIama si gadis masih hidup wajar. “Antara kita Mati datang tidak membelah” maksudnya yakni menggambarkan sampai kematian tiba pun keduanya masih mencintai, dan tidak akan terpisahkan.Citraan: Citraan visual atau penglihatan: terlihat pada baris ke-2 dan ke-8 yaitu “Kau depanku dan menarik menari”. Citraan indera atau pencium: terlihat pada bait ke-4 “Harum rambutmu”. Citraan indera atau pendengaran: terlihat pada baris ke-5 yaitu “Sepi menyanyi”.Kata konkrit: Pada Puisi "Sajak Putih" ini ditemukan diksi berupa kata-kata konkret yang dapat membangkitkan citraan seperti pengIihatan, penciuman, dan juga pendengaran. Kata-kata konkret tersebut ini sangat jeIas menunjukan sikap tindakan baik dari penyair maupun dari pembaca. Kata-kata konkret tersebut memiIiki tujuan untuk menggambarkan unsur-unsur puisi secara tepat supaya pembaca dapat merasakan keadaan yang dirasakan penyair.Rima: Pada Puisi “Sajak Putih” secara keseluruhan didominasi dengan adanya vokal berupa /a/, /i/, dan /u/. Asonansi vokal /a/ terdapat pada baris puisi yakni baris 2, 4, 5, 6, 9, 10, 11, dan 12. Misalnya Asonansi vokal (a) yakni: “Kau depanku bertudung sutra senja” (baris ke-2 bait pertama). “Harum rambutmu mengaIun bergeIut senja” (baris ke-4 bait pertama). Sedangkan Asonansi vokal (i) yakni: “Bersandar pada tali warna pelangi” (bait pertama baris pertama). “Di Hitam matamu kembang mawar dan melati” (bait pertama baris ke-3).PembahasanDiksi sendiri iaIah makna kiasan yang harus dipahami secara seksama serta menyeIuruh,
Citraan dalam karya sastra berperan guna untuk menimbulkan pembayangan imajinatif bagi pembaca melalui ungkapan tidak langsung.
Pelajari lebih lanjut1. Materi tentang rima pada puisi
https://brainly.co.id/tugas/14795075
2. Materi tentang pencitraan puisi
https://brainly.co.id/tugas/6102937
3. Materi tentang diksi dalam puisi
https://brainly.co.id/tugas/10798065
-----------------------------
Detil jawabanKelas: 8
Mapel: B. Indonesia
Bab: Bab 1 - Sastra
Kode: 8.1.1
#AyoBelajar #SPJ2
25. Puisi yang tidak menggunakan aturan rima sajak dan banyak bait di sebut puisi
Jawaban:
PUISI PROSA
MAAF KALAU SALAH
26. puisi merupakan karangan yang terikat olehA.BAIT,jumlah bait,,sajakB.Bait,sajak ,rima,iramaC,bait,jumlah larik tiap bait,sajak,irama D.bait,rima,irama
Jawaban:
B.
Semoga bermanfaat
subs channel
king diamond official
Jawaban:
B.Bait,sajak ,rima,irama
Penjelasan:
maaf klau salah
semoga membantu dan bermanfaat
27. contoh puisi cinta dengan menggunakan bersajak rima
Rima yang mempunyai pola ABBA, dikenal sebagai rima berpeluk. Bentuk ini jarang sekali digunakan dalam puisi-puisi modern seperti sekarang ini.
Ketika hati dilanda kalut
Engkau datang mengisi jiwa
Kau hadir di saat duka
Menghibur hati yang berliput kabut.
GOOD LUCK !!! JADIKAN YG TERBAIK YAA :D
28. rima pada bait pertama puisi bersajak .......
Bersajak a-b-a-b jawabannya
29. bentuk puisi lama yang bersajak ab ab disebut rima
Disebut Pantun
semoga membantu :)
30. contoh puisi tema sahabat dan puisinya memakai rima /sajak dengan syarat puisinya harus bikin sendiri plisss
Sekarang...
Aku tau maksud dari tuhan..
aku tau alasan tuhan pertemukan aku dgn kalian..
Teman...
Engkaulah yg selalu bersama ku..
Engkaulah yg selalu membuat ku Bahagia..
Engkau jugalah Penegur Kesalahanku..
Teman..
Engkaulah yg dimaksud oleh tuhan..
engkaulah itu
Teman..
sepi rasanya..
Jikalau tanpa kehadiran mu..
Sahabat...
Dipilih dengan tepat...
Dipilih dengan cermat...
Pilihlah yang hebat...
Tidak perlu cepat-cepat...
Sahabat...
Ada disaat yang tepat...
Bersama disaat nikmat...
Tetap ada disaat terjerat...
Sampai hari kiamat...
Sahabat oh sahabat...
31. Apa rima dan sajak dari puisi tersebut??
Jawaban:
sajak dalam puisi adalah bersajak a- b-a-b
32. mengapa kamu memilih puisi dan penyair dari puisi sajak putih
Karena puisinya bagus dan kata kata nya indah
33. Tema puisi Sajak Putih adalah
Jawaban:
Percintaan
Penjelasan:
Tema dalam puisi “Sajak Putih” adalah “Percintaan”. Dalam puisi Sajak Putih menceritakan seorang gadis yang sangat cantik yang mempunyai cinta yang sangat tulus dan memikat terhadap seorang pria yang membuat pria tersebut merasa terharu dan tertarik terhadapnya.
Jawaban:Percintaan
Pembahasan:~~~~SAJAK PUTIH~~~
(Karya : Chairil Anwar)
Unsur Batin Puisi Sajak Putih
• Tema
• Amanat
• Nada
- Unsur nada optimis
- Unsur nada kesetiaan
• Suasana
Semoga menjawab pertanyaanmu34. Siapa pencipta puisi sajak putih
pencipta puisi "Sajak Putih" adalah Chairil Anwarpencipta puisi sajak putih yaitu chairil anwar
35. tentukan rima yg terdapat dalam sajak putih
Puisi “Sajak Putih” secara keseluruhan didominasi dengan adanya vokal /a/, /i/, dan /u/. Asonansi vokal /a/ terdapat pada baris puisi yaitu baris 2, 4, 5, 6, 9, 10, 11, dan 12. Misalnya:
Asonansi vokal (a)
“Kau depanku bertudung sutra senja” (baris kedua bait pertama).
“Harum rambutmu mengalun bergelut senja” (baris keempat bait pertama).
36. puisi rima tidak sempurna tema keindahan alam sajak aaaa
Jawaban:
lu ngomong apa dah cil???
37. bersajak atau rima apakah puisi tersebut??
Jawaban:
1 a-b-a-b / k-u-k-u
2 a-b-a-b / u-a-u-a
3 a-a-b-b / i - i - n - n
38. PUISI TENTANG HUTAN TETAPI BERSAJAK (BER RIMA)
Hutan, begitu banyak pohon berpilar
Udara pun sangat segar
Tapi, begitu banyak binatang sangar
Para pemburu pemberani pergi ke hutan untuk memburu ular
Hijau daun pohon-pohon itu sangat menyejukkan
Mungkin, ada beberapa pondok tempat lelah melepaskan
Kehidupan di hutan pasti menyenangkan
Dan tenang menyejukkan
Banyak binatang liar dengan bentuk unik bagaikan sulap
Tapi, para binatang bisa melihat jelas walaupun sangat gelap
Dan, banyak sekali lubang-lubang tersingkap
Mungkin, beberapa pemburu pernah jatuh ke salah satu lubang perangkap.
maaf jika salahHijau terdampat
Hasilkan Udara Segar
Tanah gembur penghasil kehidupan
Satwa liar bebas berkeliaran
Yang tersaji dalam satu kawasan
Terdapat dalam rimba raya yang penuh petualangan
Kita semua kagum melihatnya
Kita semua terpesona dengan keindahannya
39. bagaimana cara menentukan rumus rima/sajak pada sebuah puisi???
dilihat dari akhir kalimat2-nya
40. sebutkan macam macam sajak/rima sebuah puisi
Macam² sajak/rima dalam sebuah puisi yaitu=
• Rima silang [a-b-a-b],
• Rima terus [a-a-a-a],
• Rima pasang [a-a-b-b],
• Rima patah [a-a-a-b/a-b-a-a/a-a-b-a],
• Rima peluk [a-b-b-a]
Semoga bermanfaat utk semua