Sajak Untuk Memperingati Hari Bumi

Sajak Untuk Memperingati Hari Bumi

Damel conto sajak ngeunaan mieling poe kapahlawananan (memperingati hari pahlawan)​

Daftar Isi

1. Damel conto sajak ngeunaan mieling poe kapahlawananan (memperingati hari pahlawan)​


Jawaban:

Sajak: Kanggo Anjeun Pahlawan Indonésia

Pikeun negri..

Pahlawan korbankeun hirupna

Pikeun bangsa..

Pahlawan nandonkeun nyawana

Pahlawan…

Teu pernah gentar ngalawan panjajah

Sanajan maut aya di harepeun nana..

Pahlawan…

Semanget joang pahlawan nu ageung

Ngusir Nagara nu jadi panghalang negri harita

Dinten-dinten nu pinuh ku peperangan baheula

Moal ngaruntuhkeun sumanget joang para pahlawan indonesia

Nu ngajadikeun dinten-dinten ayeuna

Nganterkeun bangsa indonesia ka gerbang kamerdekaan nu nyata

Pahlawan..

Kumaha carana abdi tiasa ngabales jasa-jasana

Kanu tos anjeun pasihkeun ka bumi pertiwi indonesia raya!

Pedaran

Sajak nyaéta karya sastra dina wangun puisi anu henteu kaiket ku aturan. Sajak mangrupa ébréhan tina jiwa, sikap jeung éksprési anu ngarangna. Ditilik tina wangun eusina, aya dua rupa puisi Sunda, nyaéta puisi anu eusina mangrupa carita jeung puisi anu eusina henteu mangrupa carita.

Sajak kaasup kana wangun puisi anu eusina henteu mangrupa carita. Conto wangun puisi lianna, salian ti sajak, anu eusina henteu mangrupa carita, nyaéta saperti guguritan, sisindiran, mantra jeung pupujian. Sedengkeun conto puisi Sunda anu eusina mangrupa carita nyaéta saperti wawcan jeung carita pantun.

Pelajari Lebih Lanjut

→ Matéri sajak.

https://brainly.co.id/tugas/13605122

Detail Jawaban: Mapel: B. Sunda Kelas: 7 Bab: Bab 6 - Sajak Kode kategorisasi: 7.13.6

Kata kunci: sajak, miéling poé kapahlawanan

#HayuDiajarBasaSunda


2. ah, sajak ini, mengingatkan aku pada langit dan mega sajak ini mengingatkan kepada kisah dan kepribadian sajak ini melupakan aku pada pisau dan tali sajak ini melupakan kepada bunuh diri, majas apa yang digunakan dalam puisi tersebut?


Jawaban:

personifikasi

Penjelasan:

karena benda mati seolah olah dikatakan hidup pada puisi tersebut


3. hendaklah kita selalu ingat pentingnya menjaga kesehatan pola sajaknya adalah​


Jawaban:Pola sajak nya adalah:

T-N-T-N

Penjelasan: makasih


4. Mengapa kita mesti bersifat sajak-sajak dan jujur dalam kehidupan sehari-hari​


Jawaban:

karna jujur menjadi kan hidup kita aman tentram dan damai


5. membuat sajak untuk hari guru ( ga boleh dari Google)​


Jawaban:

Terima kasih guruku

guruku

aku tak bisa apa apa

aku tak bisa menulis

mengenal angka

dan mengenal huruf

guruku

aku tak bisa tanpa mu

kau telah mengajariku

terima kasih guruku

atas pengorbanan dan ketulusan mu

guruku

untuk itu

diadakan acara spesial untuk mu

acara Hari guru nasional

hari itu adalah hari untuk mengenang jasa mu guru....

Jawaban:

Guru

Jasamu sangat berharga bagi kami

Engkau adalah cahaya bagi kami

Cahaya untuk menuntut ilmu

Sehingga menjadi bekal kelak nanti

Oh guru

Perjuanganmu tidak akan pernah rapuh dan gugur

Terima kasih guru

Engkau adalah penyelamat bagi kami


6. Opini dari sajak pada suatu hari karya agus R sarjono


opini adalah kalimat yang digunakan untuk menarik minat pembeli.
opininya:karya agus R sarjono

7. Apa yang di maksud dengan sajak untuk Indonesia?


Jawaban:

sajak indonesia adalah gubahan sastra yg terbentuk puisi dan sangat mementingkan keselarasan bunyi.


8. Sapardi Djoko Damono:*Pada Suatu Hari Nanti*Pada suatu hari nanti,Jasadku tak aka nada lagi,Tapi dalam bait-bait sajak ini,Kau tak akan kurelakan sendiri.Pada suatu hari nanti,Suaraku tak terdengar lagi,Tapi di antara larik-larik sajak ini,Kau akan tetap kusiasati.Pada suatu hari nanti,Impianku pun tak dikenal lagi,Namun di sela-sela huruf sajak ini,Kau tak akan letih-letihnya kucari.(1991)Tulis makna Yang terkandung dalam puisi di atas!​


Jawaban:

Puisi "Pada Suatu Hari Nanti" berisi ...

Penyair merasakan kehampaan pada suatu hari nanti.undefined

Pesan penyair kepada orang yang dicintainya bahwa ia akan selalu ada saat sudah mati.undefined

Keputusasaan penyair karena dilupakan oleh seseorang yang dicintainya.undefined

Kesedihan penyair atas nasib yang menimpanya .undefined

Semangat penyair dalam menemukan orang yang dicintainya.undefined

Penjelasan:

kalo salah gpp sih


9. Pada suatu hari nanti, Jasadku tak akan ada lagi, Tapi dalam bait-bait sajak ini, Kau tak akan kurelakan sendiri. Pada suatu hari nanti, Suaraku tak terdengar lagi, Tapi di antara larik-larik sajak ini. Kau akan tetap kusiasati, Pada suatu hari nanti, Impianku pun tak dikenal lagi, Namun di sela-sela huruf sajak ini, Kau tak akan letih-letihnya kucari.


maaf ini mau di apain ,dan soalnya mana?


10. Tuliskan sajak apa yang terdapat pada pantun dibawah ini ! Pergi melaut membawa jala Jala ditebar sambil mengingat Meski hidup banyak kendala Haruslah kita selalu bersemangat


jala

mengingat

kendala

bersemangat

Jawaban:

Jalan

mengingat

kendala

bersemangat

maaf kalo salah


11. Jangan lagi engkau berdiri Di jendela jendela sunyi fan kelam kali Jangan lagi engkau tak mengerti Sajak apakah yang tinggal sendiri Sajak yang ada mendengar bumi, bumi yang letih... Sajak yang ada melihat abad,abad yang bersih.. Bagaikan bulan yang timbul :memutih putih Tolong yaa tentukan tema, makna, dan suasana puisi diatas!


bisa jadi tema nya puisi nasihat tapi maaf aku gak tau maknanya


12. Pada Suatu Hari Nanti Pada suatu hari nanti Jasadku tak akan ada lagi Tapi dalam bait-bait sajak ini Kau takkan kurelakan sendiri Pada suatu hari nanti Suaraku tak terdengar lagi Tapi di antara larik-larik sajak ini Kau akan tetap kusiasati Pada suatu hari nanti Impianku pun tak dikenal lagi Namun di sela-sela huruf sajak ini Kau takkan letih-letihnya kucari Karya : Sapardi Djoko Damono Imaji auditif dalam kutipan puisi tersebut terdapat pada larik ... a. Jasadku tak akan ada lagi b. Suaraku tak terdengar lagi c. Tapi dalam bait-bait sajak ini d. Namun di sela-sela huruf sajak ini e. Kau tak kan letih-letihnya kucari


Imaji auditif dalam kutipan puisi tersebut terdapat pada larik Suaraku tak terdengar lagi (b).

-------------------

Pembahasan

Imaji atau citraan adalah kesan dari kata-kata dalam suatu puisi yang dirasakan oleh panca indera pembaca/pendengar puisi tersebut. Penyair dengan sengaja memilih kata-kata yang digunakan untuk mebuat pembaca/pendengar seolah-olah melihat, mendengar, merasakan, mencium, dan meraba sendiri apa yang dideskripsikan oleh penyair.

Jenis-jenis imaji:

1. Imaji visual membuat pembaca seperti melihat apa yang digambarkan oleh penyair.  

2. Imaji auditif membuat pembaca seperti mendengar apa yang digambarkan oleh penyair. Kata-kata yang digunakan merangsang indera pendengaran seperti bunyi, suara, tawa, lantang, dll.

3. Imaji taktil membuat pembaca seperti meraba dan merasakan sendiri  apa yang digambarkan oleh penyair. Kata-kata yang digunakan merangsang indera perabaan (kulit) seperti panas, dingin, halus, dll.

4. Imaji gustatif membuat pembaca seperti mengecap sendiri apa yang digambarkan oleh penyair. Kata-kata yang digunakan merangsang indera pengecapan seperti manis, pahit, asin, lezat, dll.

5. Imaji olfaktori membuat pembaca seperti mencium sendiri apa yang digambarkan oleh penyair. Kata-kata yang digunakan merangsang indera penciuman seperti harum, wangi, anyir, dll.

-----------------

Kesimpulan

Imaji auditif dalam kutipan puisi tersebut terdapat pada larik suaraku tak terdengar lagi karena terdapat kata suaraku dan terdengar. Kata-kata ini berhubungan dengan indera pendengaran sehingga pembaca seolah-olah mendengar sendiri apa yang digambarkan oleh penyair.

---------------

Pelajari lebih lanjut:

https://brainly.co.id/tugas/20980686

---------------

Detail jawaban

Mata pelajaran: Bahasa indonesia

Kelas: IX

Materi: Unsur intrinsik dan ekstrinsik

Kode kategori: 9.1.15

Kata kunci: imaji, citraan, auditif


13. 1. Sajak dalam pantun adalah? plis dijawab hari ini dikumpul​


Jawaban:

Sajak pada pantun adalah a-b-a-b dan a-a-a-a.

Penjelasan:

salah satu ciri ciri pantun adalah:

dalam 1 bait bersajak a-b-a-b atau a-a-a-a,

maaf ya kalok salah karena gw gak copas


14. Nasi itu kita rasakanTeringat sekali perjuangan para petaniOh, terimakasih banyak, petaniJasamu tak akan kulupakanPuisi tersebut menggunakan sajak...​


Jawaban:

a-b-b-a

Penjelasan:

semoga membantu

maaf jika salah ☺️

Jawaban:

bersajak a-b-b-a


15. Pada suatu hari nanti Jasadku tak akan ada lagi Tapi dalam bait-bait sajak ini Kau takkan kurelakan sendiria. Lagu ini termasuk puisi rakyat yaitu? b. Bersajak apa lagu tersebut?​


Jawaban:

a. rakyat Indonesia pada bulan musim hujan

b.bersajak i

i

i

i

Penjelasan:

b. bersajak i


16. Pada Suatu Hari Nanti "Pada suatu hari nanti, jasadku tak akan ada lagi, tapi dalam bait-bait sajak ini, kau tak akan kurelakan sendiri. Pada suatu hari nanti,suaraku tak terdengar lagi, tapi di antara larik-larik sajak ini.Kau akan tetap kusiasati, pada suatu hari nanti, impianku pun tak dikenal lagi, namun di sela-sela huruf sajak ini, kau tak akan letih-letihnya kucari" tolong cari makna dari puisi tersebut perbait​


Jawaban:

jawabanya 1 + 8 +%5=6889

6499


17. Pada suatu hari nanti Jasadku tak akan ada lagi Tapi dalam bait-bait sajak ini Kau takkan kurelakan sendiri Pada suatu hari nanti Suaraku tak terdengar lagi Tapi di antara larik-larik sajak ini Kau akan tetap kusiasati Pada suatu hari nanti Impianku pun tak dikenal lagi Namun di sela-sela huruf sajak ini Kau takkan letih -letih nya kucari kutipan puisi tersebut menceritakan​


Jawaban:

Kutipan puisi tersebut menjelaskan bahwa ketika penulis puisi tersebut sudah tiada, tetapi karya-karyanya akan selalu teringat.

Penjelasan:

Maaf kalau salah

Jawaban:

Kutipan puisi tersebut menggambarkan tentang ketidakabadian manusia dalam keberadaannya di dunia ini. Pada suatu hari nanti, jasad, suara, dan impian kita tidak lagi ada di dunia ini. Namun, melalui bait-bait puisi yang telah kita ciptakan, kita akan terus hidup dan dikenang oleh orang lain. Puisi tersebut juga menunjukkan kegigihan seseorang dalam mencari keabadian dan pengakuan melalui karya sastra, sehingga meskipun tubuhnya telah tiada, karya sastranya tetap dikenang dan dihargai oleh orang lain.


18. tuliskan 4 pantun bersajak ab ab tentang Bumiku​


Jawaban:

malam malam naik komedi putar

perginya dimalam minggu

udara segar lingkungan sekitar

membuat nyaman setiap hariku


19. lengkapilah pantun di bawah ini DENGAN TEMA KESEHATAN : Lama tak jumpa kawan di sekolahTeringat ingat malah senyum sendiri..............................................................................................................................PANTUN BERSAJAK :A-B-A-B​


Lama tak jumpa kawan disekolah

Teringat ingat malah senyum sendiri

Pandemi banyak merebut orang terkasih

Jangan abai protokol, agar keluarga kita tak jadi korban nanti

Penjelasan:

semoga suka


20. pada suatu hari nantijasadku tak akan ada lagitapi dalam bait-bait sajak inikau tak akan kurelakan sendiripada suatu hari nantisuaraku tak terdengar lagitapi di antara larik-larik sajak inikau akan tetap kusiasatipada suatu hari nantiimpianku pun tak dikenal laginamun di sela-sela huruf sajak inikau tak akan letih-letihnya kucari1. Tentukan imaji yang terdapat pada puisi tersebut!2. Apa amanat puisi tersebut!


1. kenangan dari penulis akan selalu ada meski ia telah tiada
2. gapailah prestasi/impianmu selagi ada waktu. karna kita tak tahu dengan apa yang akan terjadi esok. bersyukurlah atas hari ini, dan banggakanlah orang sekitarmu selagi kau masih punya waktu

maaf kalo salah ya :)

21. bagaimana peranan keluarga sajak dini terhadap anggota keluarga di rumah, menurut kalian untuk mencegah melakukan korupsi, agar tidak ada celah bagi seseorang untuk mencoba melakukan korupsi di kemudian hari?​


Jawaban:

peran seorang ayah dan ibu untuk menjaga anak mereka dan mensemangat kan anak mereka dalam pendidikan atau dunia kerja dan selalu jujur dlm mencengah korupsi ya.


22. Pada suatu hari nanti Jasaku tak akan ada lagi Tapi dalam bait-bait sajak ini Kau takkan kurelakan sendiriBersajak apa lagu tersebutdan lagu ini termasuk jenis puisi rakyat yaitu? ​


Jawaban:

a-a-a-a

termasuk jenis puisi rakyat=syair

Penjelasan:

maaf jika salah


23. Minum teh selagi hangatTak lupa sediakan kudapanHendaklah kita selalu ingatPentingnya menjaga kesehatanPola sajaknya adalah​


Hai guys kali ini saya akan menjawab pertanyaan kamu tentang puisi

Sajak adalah persamaan kata akhir dalam akhir 1 bait sebuah puisi

Pola sajak pada pertanyaan kamu :

T - N - T - N

#SEMOGA MEMBANTU :)


24. contoh (sajak)untuk hari santri!?please thanks​


Jawaban:

Pesantren Ku

Pesantren, tugasmu belum usai,

Dari rahimmu lahir pencerah-pencerah negeri,

Dari dirimu terpancar sinar-sinar Ilahi,

Dari dirimu kemanusiaan dan ketuhanan, melebur menjadi sosok-sosok panutan,

Kau bak mata air bening yang mengalirkan hidayah dan pencerahan Ilahi yang tak bertepi,

Pesantren ku,

Islam kau Indonesiakan, Indonesia kau pancasilakan, Pancasila kau Islamkan,

Jiwaragamu merah putih, semangat mu Allahu Akbar,

Kau benar-benar Indonesia,

Pesantren ku,

Keragaman Indonesia kau mulyakan,

Jatidiri bangsa kau bela hingga akhir nafas mu,

Islam Indonesia kau bahanakan,

Menggelegar kepelosok nusantara,

Menggema disaantero negeri

Pesantren ku,

Kau takpernah silau, tak pernah tertipu oleh tawaran kebahagiaan sunyi

Dari sampah-sampah simbolisme visual,

Yang tecerabut dari akar realitas yang meninabobokan,

Kau istiqomah memilih kesederhanaan,

Kesederhanaan haqiqi yang membahagiakan,

Kebahagiaan yang dirihoi oleh yang maha sederhana,

Pesantren ku,

Air mata benih itu terus mengalir mencerahkan, mencahayakan hakekat kearifan,

Kau penjaga gawang nasionalisme negeri ini,

Kau perawat budaya luhur bangsa ini,

Kau pembimbing suci keimanan umat ini,

Kau tak goyah dihempas badai globalisasi,

Tak tergilas arus modernisasi,

Tak lekang oleh panas,

Tak lapuk oleh hujan,

Karena ayat-ayat suci dan sunah nabi selalu menjadi tarikan nafas suci mu,

Pesantren ku,

Kau tak boleh sembunyi di lorong-lorong sunyi peradaban dan terkurung oleh ruang dan waktu,

Kau tak boleh menjadi penonton cemburu,

Kau harus bertengger di pusaran peradaban,

Karena hakekatnya, kau adalah peradaban itu sendiri,

Pesantren ku

Kau harus jadi pengendali peradaban,

Teguh tak menyerah nafaskan Islam Indonesia

Sumbangsih mu tak terbilang, walau bagianmu terbatas,

Karena keikhlasan mu tak berujung

Darah, nyawa telah kau hibahkan untuk memerdekakan,

Kau harus mengisi kemerdekaan

Tunjukan jatidirimu,

Cahayakan kebenaran,

Tugasmu belum usai,

Pesantren ku.


25. hati senang senyim ceria berdendang bernyanyii sepanjang hari indonesia bumi yang kaya melimpah ruah hasil alam negeri pantun ini bersajak ....


a-b-a-b
a-i-a-i
biasanya ini pantun tempo dulu, jadi abab, klo modern bebasKalau ini sih a b a b, yakin saya

26. pada suatu hari nantikarya : supardi djoko damonopada suatu hari nantijasadku tak akan ada lagitapi dalam bait bait sajak inikau takkan kurelakan sendiripada suatu hari nantisuaraku tak terdengar lagitapi diantara larik larik sajak inikau akan tetap kusiasatipada suatu hari nantiimpianku pun tak dikenal laginamun disela sela huruf sajak inikau takkan letih letihnya kucari1.telaahlah unsur batin puisi tersebut!​


[tex]- Puisi[/tex]

________________________________

Jawaban :

Puisi "Pada Suatu Hari Nanti" karya Supardi Djoko Damono memiliki unsur batin yang kaya akan perasaan dan refleksi terhadap kehidupan, kematian, dan keabadian. Berikut adalah telaahan unsur batin dari puisi tersebut:

1. Kematian dan Kehilangan

- Puisi ini merangkum pemikiran tentang kematian dan kehilangan, terutama dalam pernyataan bahwa "jasadku tak akan ada lagi" dan "suaraku tak terdengar lagi." Unsur ini menciptakan nuansa nostalgia dan refleksi terhadap keterbatasan fisik manusia.

2. Keabadian dalam Karya

- Meskipun menggambarkan ketidakberadaan fisik di masa depan, puisi ini menekankan keabadian melalui karya sastra, seperti bait-bait sajak dan larik-larik sajak. Unsur ini mencerminkan keyakinan penulis bahwa karyanya akan tetap hidup dan mempengaruhi orang lain.

3. Kekekalan Impian

- Impian yang dijelaskan dalam puisi ini menunjukkan bahwa meskipun pada suatu hari nanti impian penulis tak dikenal lagi, namun dalam sajak ini impian tersebut tetap hidup dan dicari. Unsur ini menciptakan gambaran tentang kekekalan cita-cita dan semangat pencarian.

4. Kekuatan Sastra dan Kata-Kata

- Puisi ini menunjukkan kekuatan kata-kata dan sastra untuk menyampaikan perasaan, pikiran, dan pemikiran penulis. Meskipun fisik penulis akan tiada, tetapi karya-karya sastranya akan terus menghidupkan makna.

5. Ketidakberdayaan dan Penerimaan

- Unsur ini tercermin dalam pernyataan bahwa "kau takkan kurelakan sendiri" dan "kau akan tetap kusiasati." Puisi ini mencerminkan ketidakberdayaan manusia di hadapan kematian, namun juga sikap penerimaan terhadap takdir.

Secara keseluruhan, puisi ini menggambarkan perenungan mendalam tentang kehidupan, kematian, dan keabadian melalui pemilihan kata yang indah dan pengaturan struktur sajak yang terorganisir. Unsur batinnya membangkitkan introspeksi dan refleksi terhadap eksistensi manusia.

Pembahasan :

Puisi adalah karya sastra yang menggunakan bahasa secara kreatif untuk menyampaikan perasaan, pemikiran, atau pengalaman dengan keindahan estetis. Pembahasan materi puisi mencakup beberapa elemen penting yang membentuk struktur dan makna dalam puisi. Berikut adalah beberapa aspek yang dapat dibahas dalam materi puisi:

1. Struktur Puisi

Bait dan Larik => Puisi umumnya terdiri dari bait-bait yang dapat dibagi menjadi larik-larik. Bait adalah sekelompok baris dalam puisi, dan larik adalah setiap baris dalam bait. Struktur ini membentuk pola ritmis dan organisasi dalam puisi.

2. Gaya Bahasa dan Majas

Metafora, Simile, Personifikasi=> Penyair sering menggunakan majas dan gaya bahasa untuk memperkaya makna puisi. Metafora menyamakan dua hal tanpa kata "seperti" atau "bagai," simile menggunakan kata-kata tersebut, dan personifikasi memberikan sifat manusiawi pada objek non-manusia.

3. Imaji dan Daya Lain Bahasa

Puisi sering memanfaatkan imaji untuk merangsang indera pembaca. Imaji adalah gambaran atau deskripsi yang mewakili pengalaman sensorik, seperti penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa, dan sentuhan.

4. Rima dan Ritme

Puisi dapat memiliki pola rima yang berbeda-beda, seperti rima akhir (AA, BB) atau rima alternatif (ABAB). Rima menciptakan aliran dan keselarasan suara dalam puisi.Ritme adalah pola ketukan atau aksen dalam puisi yang memberikan kejelasan dan ritmisitas. Ritme dapat dihasilkan melalui pemilihan kata, penekanan, dan panjang baris.

5. Tema dan Makna

Puisi sering mengusung tema tertentu, seperti cinta, kehidupan, alam, atau kebebasan. Tema mencerminkan inti pesan yang ingin disampaikan oleh penyair. Analisis puisi mencakup pemahaman makna dan interpretasi. Makna dapat bersifat konkret atau simbolis, tergantung pada konteks dan gaya penyair.

6. Suasana dan Tone:

Suasana puisi merujuk pada perasaan atau suasana hati yang dihadirkan oleh penyair. Suasana dapat melibatkan elemen-elemen seperti kegembiraan, kesedihan, atau ketegangan.Tone mencerminkan sikap atau nada penyair terhadap subjek atau pembaca. Tone dapat bersifat serius, humoris, atau introspektif.

7. Gaya Penyair

Beberapa penyair menggunakan gaya bahasa yang lebih baku, sementara yang lain mungkin menggunakan gaya kreatif dengan bahasa yang lebih eksperimental dan inovatif.

Dengan memahami unsur-unsur tersebut, pembaca dapat lebih mendalam meresapi dan menginterpretasikan puisi dengan lebih baik.


27. Mengapa sajak ini diberi judul pada suatu hari?


Sajak yang mana ya dek--"

28. Pada suatu hari nanti Pada suatu hari nanti Jasadku tak akan ada lagiTapi dalam baik-baik sajak iniKau takkan kurelakan sendiri Pada suatu hari nanti Suaraku tak terdengar lagi Tapi di antara larik-larik sajak ini Kau akan tetap kusiasati Pada suatu hari nanti Impianku pun tak dikenal lagiNamun di sela-sela huruf sajak ini Kau takkan letih-letihnya kucari -tentukan imaji yang terdapat pada puisi tersebut -apa amanat puisi tersebut?


orang yang meninggal

29. 3 pantun orang tua bersajak ab ab dengan tema ingat slalu jasa orang tuai​


Jawaban:

1.

Angkat kaki anak Belanda,

Perjuangan sangat berarti.

Dengarkan olehmu ananda,

Jadilah anak yang berbakti.

2.

Anak kecil suka bercanda,

Walau anak dari sang raja.

Inilah nasehat dari ayah bunda,

Tekun dan jujur dalam bekerja.

3.

Pohon jati berjajar lima,

Hujan turun tak reda-reda.

Hidup di dunia tak akan lama,

Jangan engkau mudah tergoda.

aku tidak tau dengan pantun maaf


30. Bacalah puisi berikut, kemudian simpulkan makna dari puisi tersebut!Pada Suatu Hari Nantipada suatu hari nantijasadku tak akan ada lagitapi dalam bait-bait sajak inikau tak akan kurelakan sendiripada suatu hari nantisuaraku tak terdengar lagitapi di antara larik-larik sajak inikau akan tetap kusiasatipada suatu hari nantiimpianku pun tak dikenal laginamun di sela-sela huruf sajak inikau tak akan letih-letihnya kucari(Sapardi Djoko Damono)​


Jawaban:

berusaha untuk tetap menjadi sesuatu yang berharga dan melekat pada diri seseorang


31. Padang rumput ada jerapah Juga gajah ,kuda ,dan zebra Saat hati sedang gundah Ingat orang tua ingat keluarga Pantun diatas memiliki sajak akhir Degan pola....


Jawaban:

pola sajak A-B-A-B

maaf kalau salah


32. tema puisi sajak suara, bunga dan tembok, nyanyian akar rumput, tentang sebuah gerakan, peringatan oleh wiji thukul


abab itu sajak ada juga yang bersajak aaaa




33. contoh pantun jenaka bersajak a b a b! ingat bersajak a b a b, bantu jawab woii bsk di kumpul


Jawaban:

Harimau telah semakin sombong

Suka menghina yang jelak

Masih kecil telah ompong

Mirip bersama dengan nenek-nenek

jawab:

Blackpink beli baju

baju nya baju batik

sini kalau mau maju

gua bantai Luh setik²

Penjelasan:

maaf kalau gak bener:v


34. Pada Suatu Hari Nanti Pada suatu hari nanti, Jasadku tak akan ada lagi, Tapi dalam bait-bait sajak ini, Kau tak akan kurelakan sendiri Pada suatu hari nanti, Suaraku tak terdengar lagi, Tapi dalam bait-bait sajak ini, Kau akan tetap kusiasati, Pada suatu hari nanti, Impianku pun tak dikenal lagi, Namun di sela-sela huruf sajak ini, Kau tak akanletih-letihnya kucari (Sapardi Djoko Damono) Buatlah parafrasa (kembangkan) puisi diatas menjadi sebuah paragraph (minimal 4 kalimat)​


Jawaban:

Pada suatu hari nanti aku sudah tidak akan ada lagi di bumi. Tapi di setiap harinya percayalah aku akan menemanimu agar kau tak sendiri. Dan pada suatu hari nanti, kau tidak akan bisa mendengar suaraku lagi disini. Tapi di setiap harinya pun, aku tetap berusaha menjagamu. Dan pada suatu hari nanti, aku akan berhenti berharap disini. Tetapi aku tidak akan melupakanmu dan aku akan terus bersamamu

Penjelasan:

mmf ya klo salah hwhw


35. maksud sajak ini: kawan, bicara ini sekadar renungan buat ingatan dan juga panduan hargailah nyawa yang dipinjamkan usah biarkan diri dalam kealpaan


kita harus menghargai nyawa yang telah diberikan kepada kita. karena kita hidup hanya sekali

36. Padang rumput ada Jerapah juga gajah kuda dan Zebra saat hati sedang gundah ingat orang tua ingat keluarga Pantun di atas memiliki Sajak akhir dengan pola ??


pola sajak : A-B-A-B

semoga membantu

Jawaban:

pola sajak : H - A - H - A

semoga membantu

37. Padang rumput ada jerapah Juga gajah, kuda dan zebra Saat hati sedang gundah Ingat orang tua ingat keluarga Pantun di atas memiliki sajak akhir dengan pola.....


Jawaban:

h-a-h-a

Penjelasan:

maaf kalau salah

Jawaban:

baris ke 1 H

2 A

3 H

4 A

Penjelasan:

Sajak pantun memiliki 4 baris dimana terdapat pola (a,b,a,b) yang mana memiliki karakter seperti sajak berselang.


38. sajak agus r sarjono " pada suatu hari "


A-B-A-B

semoga membantu ^_^

39. maksud sajak ini: kawan, bicara ini sekadar renungan buat ingatan dan juga panduan hargailah nyawa yang dipinjamkan usah biarkan diri dalam kealpaan


hanya memberi nasehat mudah-mudahan selalu diingat dan jg menjadi pengalaman untuk menghargai nyawa yg diberi /dipinjamkan tuhan kepada kita ( klo salah maaf)

40. syair sajak lurus tema kehidupan sehari hari


Dahulu jiwa tercipta tidak ada yang percaya
Bahwa jiwa akan berbuat aniaya terhadap sesama
Atas kasih sayang jiwa menjadi mulia
Semesta sujud berikan penghormatan
Jiwa turun kedunia karena wanita
Karena wanita jiwa mengerti arti bahagia
Wanita dicipta untuk jiwa agar memahami arti cinta
Dgn cinta jiwa mengerti bahwa jiwa adalah seorang hamba
Cinta bukan memiliki akan tetapi hanya ingin dimiliki
Biarlah cinta yang membawa jiwa kepada pemiliknya
Hanya Tulus dan Ikhlas yang membuat cinta itu bermakna
Karena Cinta telah cukup untuk cinta
Yang Maha Esa Mencipta alam semesta
Yang Maha Esa Mencipta manusia bukan dengan sia-sia
Tetapi hanya ingin menunjukkan apa itu bahagia
Agar manusia mengerti bahwa ia adalah seorang hamba yang memiliki Raja
Manusia turun kebumi untuk diuji
Untuk menjadi manusia sejati
Muliakan hati untuk mendapatkan derajat tertinggi
Menjadi kekasih yang dikasihi dan diberkati

Video Terkait

Kategori b_daerah