Sebutkan Unsur Fisik Puisi

Sebutkan Unsur Fisik Puisi

Sebutkan unsur-unsur fisik puisi

Daftar Isi

1. Sebutkan unsur-unsur fisik puisi


Puisi adalah karya sastra Indonesia yang terikat dengan berbagai unsur pembangunnya. Berdasarkan periode asalnya, puisi dapat dikategorikan menjadi dua jenis yaitu puisi lama dan baru. Puisi lama berasal dari periode lama sehingga kerap ditemukan menggunakan gaya penulisan sastra Melayu lama, sedangkan puisi baru berasal dari periode sastra baru sehingga cenderung ingin membebaskan diri dari gaya-gaya penulisan tersebut.

Pembahasan

Pada kesempatan ini, soal meminta kita untuk menyajikan unsur-unsur fisik puisi. Berikut kakak akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut.

PUISI DIBANGUN OLEH DUA UNSUR PEMBANGUN YAITU FISIK DAN BATIN. UNSUR PEMBANGUN FISIK TERDIRI DARI DUA JENIS YAITU INTRINSIK DAN EKSTRINSIK.

UNSUR INTRINSIK MERUPAKAN UNSUR YANG BERASAL DARI DALAM KARYA SASTRA. UNSUR INTRINSIK MENCAKUP TEMA, TOKOH, PENOKOHAN, LATAR, SUDUT PANDANG, GAYA BAHASA, DAN AMANAT.

UNSUR EKSTRINSIK MERUPAKAN UNSUR YANG BERASAL DARI LUAR KARYA SASTRA. UNSUR EKSTRINSIK MENCAKUP LATAR BELAKANG PENULIS, KONDISI SOSIAL MASYARAKAT PADA SAAT PENULISAN PUISI, HINGGA NILAI-NILAI YANG BERKEMBANG DI SEBUAH KELOMPOK MASYARAKAT PADA WAKTU TERTENTU.

Pelajari lebih lanjut

Pada materi ini, kamu dapat belajar tentang unsur pembangun puisi:

https://brainly.co.id/tugas/22831152

Detil jawaban

Kelas: VIII

Mata pelajaran: Bahasa Indonesia

Bab: Bab 1 - Sastra

Kode kategori: 8.1.1

Kata kunci: unsur, fisik, puisi, pembangun, batin, intrinsik, ekstrinsik, sastra Indonesia, karya sastra Indonesia


2. sebutkan unsur fisik puisi!


-Perwajahan puisi
-diksi
-imaji
-kata konkret
-gaya bahasa
-rima/irama

3. Sebutkan beberapa unsur betin dan unsur fisik puisi


Jawaban:

Unsur Fisik Puisi

1. Diksi

Diksi merupakan pemilihan kata-kata yang digunakan oleh penyair dalam puisinya. Puisi adalah bentuk karya sastra yang padat dengan sedikit kata-kata sehingga diksi atau pemilihan kata menjadi sangat penting dan krusial bagi nilai estetika puisi.

2. Imaji

Imaji adalah unsur yang melibatkan penggunaan indra manusia, seperti imaji penglihatan, imaji suara dan sebagainya. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual) dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil).

3. Kata Konkret

Kata kongkret merupakan kata yang memungkinkan terjadinya imaji, Kata konkret bersifat imajinatif sehingga memunculkan imaji, biasanya berhubungan dengan kata kiasan atau lambang.

4. Gaya Bahasa/Majas

Gaya bahasa atau majas adalah penggunaan bahasa yang bersifat seolah-olah menghidupkan dan menimbulkan makna konotasi dengan menggunakan bahasa figuratif. Beberapa macam-macam majas yang sering digunakan Pada puisi misalnya seperti retorika, metafora, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, repetisi, anafora, antitesis, klimaks, antiklimaks, satire, paradoks dan lain-lain.

5. Rima/Irama

Rima atau irama merupakan persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah atau pada akhir baris puisi. Sementara ritma adalah tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya bunyi.

unsur betin

1. Tema

Tema adalah unsur utama pada puisi karena tema berkaitan erat dengan makna yang dihasilkan dari suatu puisi. Pada puisi, sebuah tema menjadi landasan dan garis besar dari isi puisi tersebut.

2. Rasa/Feeling

Rasa atau feeling pada puisi merupakan sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial, pengalaman dan psikologi penyair.

3. Nada/Suasana

Yang dimaksud nada atau suasana pada puisi adalah sikap penyair terhadap pembacanya. Nada berhubungan dengan tema dan rasa yang ditujukan penyair pada pembaca, bisa dengan nada menggurui, mendikte, nada sombong, nada tinggi atau seolah ingin bekerja sama dengan pembaca.

4. Amanat/Tujuan

Pada puisi, amanat atau tujuan merupakan pesan yang terkandung didalam sebuah puisi. Amanat dapat ditemukan dengan memaknai puisi tersebut secara langsung atau tidak langsung.


4. 2. Sebutkan manfaat puisi dalam kehidupan sehari-hari? Jawab: 3. Sebutkan unsur-unsur puisi yang berupa struktur fisik? Jawab:​


2.dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut : 1 ) Puisi dapat menjadi arahan dalam membentuk kepribadian 2) Dapat mengembangkan cognitive peserta didik 3) Dapat melatih d5iri berimajinasi 4) Dapat menggambarkan kehidupan manusia dan lingkungan tertentu. 5) Dapat membangkitkan semangat heroik 6) Menceritakan suara alam dan lingkungan manusia. 7) Dapat membandingkan dan mengapresiasikan karya sastra. 8) Berdasarkan pandangan penyair 9) Puisi memberikan motivasi bagi pembaca puisi bahwa dirinya telah melahirkan suatu ungkapan dengan bahasa yang indah, bebas dan misteri. 10) Melalui puisi penyair dapat menyampaikan protes sosial bagi lingkungan masyarakat tertentu.

3.Secara umum terdapat 6 unsur fisik puisi, yaitu diksi, imaji, kata konkret, gaya bahasa, rima, dan topografi. Diksi adalah pemilihan kata-kata yang digunakan oleh penyair dalam puisinya.


5. Sebutkan dan jelaskan unsur fisik puisi



Unsur fisik puisi


Puisi dibagun berasal dari dua unsur yaitu unsur fisik dan unsur batin puisi. Unsur fisik adalah unsur yang membangun puisi dari luar. Unsur ini terdiri dari diksi, pengimajinasian, kata konkret, bahasa figuratif, versifikasi, dan tata wajah (Waluyo, 1987:106 -130)


1. Diksi (pilihan kata)


Kata yang dipilih dalam puisi harus mempertimbangkan makna, bunyi, dan hubungan dengan kata lainya baik bait dan barisnya. Kata dalam puisi ada yang bersifat konotatif dan denotatif. Pemilihan kata dalam puisi biasanya menekankan keindahan. Kata yang bersifat konotatif dan berlambang dapat menimbulkan multi tafsir karena dapat memiliki lebih dari satu makna. Bahasa puisi cenderung padat, jadi pilihan kata sangat diperlukan.


2. Pengimajinasian


Pengimajinasian (imagery) merupakan kata atau rangkaian kata yang menimbulkan daya imajniasi kepada pendegar. Pengimajinasian atau imaji melibatkan unsur indrawi seperti pengelihatan, suara, dan peraba. Unsur imaji dapat menimbulkan imajniasi seolah - olah merasa, mendengar, atau melihat apa yang risaukan oleh penyair. Pengimajinasian dibagi menjadi tiga yaitu imajniasi audif (mendengar suara) yakni dengan kata - kata yang seolah - olah penikmat puisi mendegar, misal dalam "rintihan ibu pertiwi", imajinasi visual (melihat benda - benda) yakni seolah - olah penikmat puisi melihat kejadian "gemercik air hujan", imajinasi taktil (meraba dan menyentuh) yakni seolah - olah menyentuh / meraba misal "hembusan agin".


3. Kata konkret


Kata konkret merupakan perwujudkan dari kata - kata yang jelas, mudah dipahami, dan konkret. Melalui kata yang konkret puisi dapat dibayangkan dengan mudah oleh pendengar atau pembaca, sehingga seolah - olah pendegar puisi melihat, mendeger, dan merasakan apa yang digambaran peristiwa dan keadaan yang digambarkan oleh penyair.


3. Majas (Bahasa Figuratif)


Puisi sangat lekat dengan majas. Banyak perumpamaan yang ditampilkan melalui kata atau ungkapanya. Majas juga menimbulkan banyak makna sehingga puisi menjadi prismatif. Majas dalam puisi juga digunakan untuk membandingkan benda atau kata dan mengiaskan sesuatu dengan hal lain. Selain itu, majas juga mampu menyampaikan maksud penyair lebih efekif. Majas yang umumnya digunakan yaitu metafora, simile, anafora, dan paradoks.


4. Versifikasi (Rima, Ritma, dan Metrum)


Rima merupakan pengulangan bunyi yang digunakan untuk memunculkan pengulangan bunyi pada keseluruhan baris dan bait, sedangkan rima pada puisi lama disebut sajak (persamaan bunyi) yakni dengan pengulangan pada setiap baris. Ritma merupakan pengulangan pada frasa puisi yang juga disebut irama. Ritma diartikan pula sebagai naik turunya suara secara teratur. Metrum merupakan pengulangan tekanan kata.


5. Tata wajah (Tipografi)


Puisi tersusun membentuk bait, bukan paragraf. Puisi disusun secara berlarik - larik untuk menciptakan makna. Penerapan tipografi akan memperkuat penyajian puisi. Puisi tidak harus memenuhi atauran kepenulisan. Melalui tipografi ini, maka dapat dibedakan antara puisi dengan karya sastra lain seperti prosa dan scrip drama. Oleh sebab itu penggunaan huruf kapital dan tanda baca (titik, koma, titik titik titik, dan lain sebagainya) mempengaruhi makna puisi.


6. Sebutkan dan jelaskan unsur fisik puisi


1. diksi(pilihan kata)

2.pengimajinasian(imagery)

3.kata konkret

4.majas(bahasa figuratif)

5.versifikasi(rima,ritma dan metrum)



7. sebutkan 6 unsur fisik dalam puisi


(1) Perwajahan puisi (tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi.
(2) Diksi, yaitu pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-kata dapat mengungkapkan banyak hal, maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata. 
(3) Imaji, yaitu kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, medengar, dan merasakan seperti apa yang dialami penyair.
(4) Kata kongkret, yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji. Kata-kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. Misal kata kongkret “salju: melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dll., sedangkan kata kongkret “rawa-rawa” dapat melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan, dll.
(5) Bahasa figuratif, yaitu bahasa berkias yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu. Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna. Bahasa figuratif disebut juga majas. Adapaun macam-amcam majas antara lain metafora, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, hingga paradoks.
(6) Verifikasi, yaitu menyangkut rima, ritme, dan metrum. Rima adalah persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah, dan akhir baris puisi. Rima mencakup: Onomatope adalah kata tiruan bunyi, msl "kokok" merupakan tiruan bunyi ayam, "cicit" merupakan tiruan bunyi tikus.Bentuk intern pola bunyi yang terdiri dari aliterasi, asonansi, persamaan akhir, persamaan awal, sajak berselang, sajak berparuh, sajak penuh, repetisi bunyi (kata), dan sebagainya.Pengulangan kata/ungkapan. Ritma (ritme; irama) adalah alunan yg terjadi krn perulangan dan pergantian kesatuan bunyi dl arus panjang pendek bunyi, keras lembut tekanan, dan tinggi rendah nada; ritmeMetrum adalah ukuran irama yg ditentukan oleh jumlah dan panjang tekanan suku kata dl setiap baris; pergantian naik turun suara secara teratur, dng pembagian suku kata yg ditentukan oleh golongan sintaksis

8. sebutkan unsur fisik puisi - diski :-pengimajian/citraan :-kata konkret :-bahasa figuratif :dan sebutkan unsur bantin puisi- tema :- perasaan :- nada :-amanat :​


Jawaban & Penjelasan:

Unsur Fisik dalam Puisi:

1. Diski (Diksi): Merujuk pada pemilihan kata-kata dan gaya bahasa yang digunakan dalam puisi. Pemilihan diksi dapat mempengaruhi nuansa, makna, dan kesan yang ingin disampaikan oleh penyair.

2. Pengimajian/Citraan: Penggunaan gambaran atau gambaran mental dalam puisi untuk menggambarkan objek, perasaan, atau ide. Pengimajian membantu pembaca membayangkan atau merasakan apa yang disampaikan dalam puisi.

3. Kata Konkret: Ini merujuk pada kata-kata yang merujuk pada objek konkret atau nyata. Kata-kata konkret memberikan rasa nyata dalam puisi dan dapat memperkaya pengalaman pembaca.

4. Bahasa Figuratif: Bahasa figuratif melibatkan penggunaan bahasa yang tidak literal atau kiasan, seperti metafora, simile, personifikasi, atau metonimi. Bahasa figuratif memberikan dimensi ekstra dan makna mendalam dalam puisi.

Unsur Batin dalam Puisi:

1. Tema: Tema adalah pesan, ide, atau konsep utama yang ingin disampaikan oleh penyair melalui puisi. Tema sering kali merupakan inti dari apa yang ingin dikomunikasikan kepada pembaca.

2. Perasaan: Puisi sering digunakan untuk menyampaikan perasaan dan emosi penyair. Perasaan ini dapat beragam, seperti cinta, kebahagiaan, kesedihan, atau marah. Perasaan ini dapat tercermin dalam pemilihan kata-kata dan nada puisi.

3. Nada: Nada merujuk pada suara atau mood keseluruhan dari puisi. Ini mencakup nuansa emosional dan atmosfer yang diciptakan oleh penyair melalui penggunaan diksi, ritme, dan pengaturan kata-kata.

4. Amanat: Amanat adalah pesan, pesan, atau pelajaran yang ingin disampaikan oleh penyair kepada pembaca. Ini dapat menjadi inti dari makna atau pesan yang terkandung dalam puisi.


9. sebutkan unsur batin dan unsur fisik puisi


unsur batin
tema
rasa
dan nada
unsur fisik
perwajahan puisi
diksi
dan imaji
semoga membantu


maaf kalau salah
semoga membantu

10. Sebutkan unsur fisik dan batin dalam puisi


Unsur fisik puisi: tipografi, diksi, imaji, bahasa figuratif Unsur batin: tema, rasa, nada, amanat/tujuan/intention

11. Sebutkan unsur fisik pembangun puisi


Jawaban:

Beberapa unsur fisik yang membentuk puisi antara lain:

- Diksi, diksi merupakan pilihan kata

- Gaya bahasa

- Tipografi, tipografi merupakan tata penulisan puisi

- Kata konkret

- Pengimajian

- Rima


12. Sebutkan yang termasuk unsur fisik puisi


a. Perwajahan
b. Diksi (Pemilihan kata), seperti kata-kata bersinonim, bermajas, dan lain lain.
c. Imaji (Susunan kata konkret yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi).
   - Imaji Suara
   - Imaji Penglihatan
   - Imaji Raba/sentuhan
d. Kata konkret (Kata yang dapat ditangkap dengan indra)
e. Bahasa (majas atau gaya bahasa)
f. Rima, Ritme dan Irama.
   Rima adalah bunyi yang ditimbulkan oleh kata/huruf pada tiap bait.
   Irama adalah panjang pendek pembacan puisi
   Ritme adalah  tinggi rendah, panjang pendek, dan keras lembutnya ucapan bunyi.Puisi adalah kata-kata yang indah,pemikiran yang bersifat musikal.Atau puisi adalah pernyataan perasan yang dikekakan atau diangankan 
Unsur-unsur / struktur fisik puisi :
1.Perwajahan puisi (Tipografi) : bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata,tepi kanan kirinya.
2.Diksi : pemilihan kata-kata oleh penyair dalam puisinya 
3.Imaji : kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi. 
4.Kata kongkret : kata yang dapat ditangkap dengan indra yang memungkinkan  memunculkan imaji.
5.Bahasa Figuratif  : bahasa berkias yang dapat menghidupkan / meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu.
6.Fersifikasi : menyangkut rima,ritme,dan metrum.

13. Sebutkan unsur fisik dan unsur batin sesuai puisi yang kalian baca di atas yaitu puisi kerendahan hati​


Jawaban:

A. Unsur Intrinsik

Dalam puisi “Kerendahan Hati” karya Taufik Ismail menceritakan tentang kehidupan yang baik untuk seseorang yaitu menjadi pribadi yang rendah hati dan dalam hidupnya bisa selalu bermanfaat bagi orang lain, selalu menjadi diri sendiri sebaik-baiknya diri sendiri.

Tema

Puisi “Kerendahan Hati” karya Taufik Ismail ini bertemakan tentang kerendahan hati seseorang.

Gaya Bahasa

Puisi “kerendahan Hati” karya Taufik Ismail ini menggunakan bahasa konotasi atau bahasa yang memiliki makna yang bukan makna sebenarnya.

Rima

Rima yang digunakan dalam puisi “Kerendahan Hati” tersebut adalah rima bebas.

Citraan

Citraan yang digunakan dalam puisi “Kerendahan Hati” tersebut adalah penglihatan yaitu pada larik yang berisi “Yang tegak di puncak bukit” itu membuktikan citraan yang digunakan adalah penglihatan.

Majas

Majas atau gaya bahasa yang digunakan pengarang dalam puisi tersebut terdapat beberapa majas seperti majas personifikasi yaitu pada larik “Jalan setapak yang membawa orang ke mata air” disini pengarang membuat suatu benda yang tidak hidup seolah-olah hidup. Terdapat juga majas metafora yaitu pada larik “Menjadi jalan raya” dan juga terdapat majas hiperbola yaitu pada larik “Tidak semua kapten menjadi kapten”.

Dalam puisi tersebut terdapat 4 bait, setiap bait memiliki jumlah larik yang berbeda yaitu 4 larik pada bait pertama, 3 larik pada bait kedua, 4 larik pada bait ketiga, dan 6 larik pada bait terakhir.

Latar belakang dari puisi tersebut adalah umumnya dalam kehidupan masyarakat, seseorang selalu berperilaku sombong dan hidupnya tidak membeikan manfaat kepada orang lain.

Tujuan dari puisi tersebut adalah mengajarkan seseorang untuk selalu rendah hati dan selalu bermanfaat bagi orang lain.

Amanat

Puisi tersebut memberikan pesan pada pembaca untuk selalu menjadi orang yang rendah hati, meskipun tidak dalam cakupan yang terlalu besar dan selama hidup mereka bisa bermanfaat bagi orang lain. Selalu ada kesempatan bagi seseorang untuk memanfaatkan bidang lain yang mungkin bisa kita lakukan.

Penjelasan:

maaf klu salah

14. sebut kan unsur batin dan unsur fisik pada puisi "pada suatu hari nanti"​


Jawaban:

pada suatu hari nanti aku akan membuat orang tua ku bangga,dan aku menjadi orang sukses

Penjelasan:

maaf kalo salah,ini tentang keinginan ya


15. sebutkan beberapa unsur puisi yang terkait dalam struktur fisik dan struktur batin puisi


1.Stuktur Fisik Puisi
-Perwajahan puisi (tipografi)
-diksi
-imaji
-kata kongret
-bahasa figuratif
-verifikasi
2.Stuktur Batin Puisi
-Tema/makna (sense)
-rasa (feeling)
-nada (tone)
-amanat/tujuan/maksud (atention)

semoga membantu :)

16. 1.Unsur instrinsik pembangun sebuah puisimeliputi struktur fisik dan struktur batin.Sebut dan jelaskan secara singkat strukturfisik dan struktur batin sebuah puisi!2. Sebut dan jelaskan unsur esktrinsikpembangun sebuah puisi!​


- Struktur fisik puisi adalah unsur pembangun puisi yang bersifat fisik atau nampak dalam bentuk susunan kata-katanya. Struktur fisik puisi terdiri dari beberapa macam, yaitu: (1) Perwajahan puisi (tipografi), (2) Diksi, (3) Imaji, (4) Kata kongkret, (5) Bahasa figuratif

,(6) Verifikasi, yaitu menyangkut rima, ritme, dan metrum.

- Struktur batin puisi adalah : Menurut Waluyo, struktur batin merupakan bentuk dari pikiran atau perasaan yang diungkapkan oleh penyair. Struktur ini ialah wacana teks puisi secara utuh yang mengandung arti atau makna yang hanya dapat dilihat atau dirasakan melalui penghayatan. Struktur batin puisi berupa tema, perasaan, nada, suasana dan amanat.

Unsur Ekstrinsik

Unsur ekstrinsik puisi merupakan unsur yang berada di luar dari puisi dan mempengaruhi kehadiran puisi sebagai karya seni. Adapun yang termasuk didalam ini ialah Aspek Historis, Psikologis, Filsafat, Religious, Biografi, Nilai, dan Masyarakat.

Aspek Historis.

Artinya aspek ini mengacu pada unsur-unsur sejarah, cerita baik masa lalu ataupun lainnya atau gagasan yang terkandung dalam puisi.

Aspek Psikologis.

Dari kata psikologis tentu yang ada dipikiran anda adalah sebuah jiwa. Ya benar ini suatu hal yang mengacu pada aspek kejiwaan pengarang yang berada dalam puisi.

Aspek Filsafat.

Beberapa ahli menyatakan bahwa filsafat mempunyai kaitan erat dengan puisi atau karya sastra lainnya. Tetapi beberapa ahli lainnya menyatakan bahwa filsafat dan karya sastra dalam hal puisi ini tidak saling terkait satu sama lain. Filsafat sendiri mempunyai arti suatu pandangan hidup seseorang terhadap segala sesuatu yang digunakan sebagai ilmu filsafat.

Aspek Religius.

Puisi mengacu pada tema yang umum diangkat dapat memberikan nilai religius bagi pendengar didalam puisi oleh seorang pengarang.

Aspek Biografi.

Aspek biografi juga termasuk salah satu unsur ekstrinsik puisi. Biografi sebagai latar belakang atau riwayat hidup dari penyair puisi sendiri karena pengalaman hidup dari penyair sendiri akan mempengaruhi karya puisi yang ingin diciptakan.

Aspek Nilai.

Unsur ekstrinsik puisi selanjutnya ialah aspek nilai. Artinya beberapa nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat memberikan dampak positif. Nilai-nilai itu sendiri dapat berbentuk : di bidang ekonomi, politik, budaya, sosial, pendidikan dan lain-lain.

Aspek Masyarakat.

Yang terakhir ialah aspek kemasyarakatan. Maksudnya ialah bagaimana kondisi dan situasi sosial pada saat puisi ini proses dibuat. Aspek masyarakat ini dapat berupa keadaan lingkungan disekitar sampai ke situasi politik suatu negara yang berkaitan.


17. Sebutkan bagian-bagian unsur fisik puisi​


Jawaban:

1.Diksi (pilihan kata)

2.Pengimajinasian.

3.Kata konkret.

4.Majas (Bahasa Figuratif)

5.Versifikasi (Rima, Ritma, dan Metrum)

6.Tata wajah (Tipografi)


18. Sebutkan yang termasuk unsur fisik puisi


1. Diksi
2. Pengimajian
3. Kata konkret
4. Bahasa figuratif
5. Rima dan ritma
6. Tata wajar

Semoga membantu

Maaf jika ada kesalahan

19. Puisi dengan unsur pembangun fisik yang menonjolkan unsur tipografi disebut .....


Jawaban:

Penjelasan:

Tipografi disebut juga ukiran bentuk puisi.


20. sebut dan jelaskan unsur bentuk / fisik dalam puisi


unsur persajakan dan unsur rima (1) Perwajahan puisi (tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi.

(2) Diksi, yaitu pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-kata dapat mengungkapkan banyak hal, maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata.

(3) Imaji, yaitu kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, medengar, dan merasakan seperti apa yang dialami penyair.

(4) Kata kongkret, yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji. Kata-kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. Misal kata kongkret “salju: melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dll., sedangkan kata kongkret “rawa-rawa” dapat melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan, dll.

(5) Bahasa figuratif, yaitu bahasa berkias yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu. Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna. Bahasa figuratif disebut juga majas. Adapaun macam-amcam majas antara lain metafora, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, hingga paradoks.

(6) Verifikasi, yaitu menyangkut rima, ritme, dan metrum.

21. Sebutkan unsur fisik dan unsur batin puisi Ceritakanlah ini Kepada Siapapun, karya Wiji Thukul​


Jawaban:

unsur batin

nada

tema

rasa

amanat

unsur fisik

tipografi

diksi

kata konkret

imaji

Penjelasan:


22. sebutkan dan jelaskan unsur pembangunan fisik puisi​


Struktur fisik puisi adalah unsur pembangun puisi yang bersifat nampak dalam bentuk susunan kata-katanya.

Contoh Struktur fisik puisi =

Tipografi. Diksi.Imaji. Kata Konkret.Bahasa Figuratif. Rima dan Irama.

________________________

(1) Perwajahan puisi (tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi.

(2) Diksi, yaitu pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-kata dapat mengungkapkan banyak hal, maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata.

(3) Imaji, yaitu kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, medengar, dan merasakan seperti apa yang dialami penyair.

(4) Kata kongkret, yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji. Kata-kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. Misal kata kongkret “salju: melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dll., sedangkan kata kongkret “rawa-rawa” dapat melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan, dll.

(5) Bahasa figuratif, yaitu bahasa berkias yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu. Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna. Bahasa figuratif disebut juga majas. Adapaun macam-amcam majas antara lain metafora, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, hingga paradoks.


23. Sebutkan unsur intrinsik puisi(unsur fisik puisi Surat Dari ibu dan jelaskan) pliiss di jawab mau di kumpulin besok:)


UNSUR INSTRINSIK

   Tema


Tema merupakan gagasan utama atau ide pokok yang terdapat dalam sebuah puisi yang ingin diungkapkan oleh penyair. Tema yang terkandung dalam puisi Surat dari Ibu karya Asrul Sani adalah pendidikan, yaitu nasihat seorang ibu kepada anaknya agar mengembara untuk mencari pengetahuan dan pengalaman sebanyak mungkin agar hidupnya dapat kokoh.

Setelah pemuda memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup, dinyatakan dengan "Jika bayang telah pudar/dan elang laut pulang ke sarang angin bertiup ke benua tiang-tiang akan kering sendiri dan nakhoda sudah tahu pedoman Boleh engkau datang padaku!" Pada bait terakhir, sang ibu meminta anaknya "pulang kembali ke balik malam untuk "bercerita tentang cinta dan hidupmu pagi hari".


   Perasaan


Perasaan merupakan kehendak yang ingin diungkapkan oleh penyair. Perasaan juga mrujuk kepada isi hati sang penyair, bagaimana suasana hatinya saat membuat sebuah puisi. Perasaan yang terkandung dalam puisi Surat dari Ibu karya Asrul Sani adalah ketegasan. Perasaan ketegasan terlihat pada bait ke-2, yaitu masa muda di saat tenaga masih kuat dan banyak kesempatan tersedia untuk mencapai cita-cita.


   Pergi ke laut lepas, anakku sayang

   pergi ke alam bebas!

   Sesama hari belum petang

   dan warna senja belum kemerah-merahan

   menutup pintu waktu lampau.


   Nada dan Suasana


Nada merupakan sikap penyair terhadap para pembaca, sedangkan suasana merupakan keadaan jiwa yang ditimbulkan oleh puisi tersebut kepada para pembaca. Jika membaca puisi Surat dari Ibu karya Asrul Sani akan terlihat bagaimana nada yang akan dipakai saat mengucap larik-lariknya. Penulis merasakan nada sungguh-sungguh dan serius. Selain itu juga ada larik yang jika dibacakan sangat sesuai dengan nada haru, yaitu pada baris ke-20 yang berbunyi “Kita akan bercerita”, yaitu menggambarkan sang ibu dan sang anak saling menceritakan pengalamannya dan melepas kerinduan. Suasana dalam puisi ini juga menggambarkan suasana serius, yaitu pada baris ke-15 dan ke-16, yaitu “dan nahkoda sudah tau pedoman” dan “boleh engkau datang padaku!”. Keseriusan tersebut mengandung arti seorang ibu menyuruh anaknya pergi untuk mencapai segala cita-cita kemudian setelah cita-cita tercapai dan hidupnya telah sukses, maka si Ibu menyuruh anaknya kembali pulang.


   Amanat


Amanat merupakan suatu hal yang mendorong penyair untuk menciptakan sebuah puisi. Dengan kata lain, amanat adalah pesan tersirat yang ingin disampaikan oleh penyair melalui puisi buatannya. Amanat yang terkandung dalam puisi Surat dari Ibu karya Asrul Sani adalah ini merupakan harapan ibu untuk anaknya dalam berjuang menyelami hidup dari tidak mempunyai apa-apa (ilmu, harta benda dll) sampai berhasil menjadi orang ( pintar, cerdas, sukses, kaya dll) sesuai dengan cita-cita seorang anak, anak tersebut tidak melupakan keluarga dan ibunya, yang akhirnya akan kembali lagi bercengkrama dengan ibunya.

Melalui puisinya, pengarang juga mau menyampaikan pesan/amanat bahwa:

1.    Kesuksesan seorang anak hendaknya tidak menjadikannya lupa kepada kedua orang tuanya, terutama ibu yang telah mengandung dan melahirkannya.

2.    Seorang ibu tidak pernah menginginkan kesuksesan ataupun buah kesuksesan anaknya (berupa harta/uang). Seorang ibu akan cukup berbahagia jika anaknya masih mau meluangkan waktu berkumpul dengannya untuk sekedar bercerita tentang pengalaman hidupnya dan kesuksesannya. Maka, seorang anak hendaknya selalu menjaga hubungan baik dengan selalu memperhatikan orang tuanya.



24. sebutkan unsur fisik dalam puisi jelaskan dan beri contoh!​


Jawaban

A. Tema

Cerita ini mengangkat kisah pertemu seseorang dengan seorang gadis kecil yang selalu membawa kaleng kecil ( pengemis ). Orang tersebut tahu bahwa gadis kecil itu memendam duka yang sangat mendalam, Dimana kepedulian orang itu dengan memikirkan keadaanya. Seperti dalam penggalan dibawah ini

Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil

Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka

Tengadah padaku, pada bulan merah jambu

Puisi ini sangat menarik karena memaparka terhadap pembaca agar peduli antar sesama.

B. segi bahasa / sudut pandang

kebanyakan puisi mengunakan bahasa berupa pengandaiaan sehingga pembaca harus memahami dan menafsairkan sendiri, seperti

Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil

Sudut pandang yang dipaparkan menggunakan orang kesatu, orang kesatu disini bisa pengarang atau pembaca puisi ini, lebih jelasnya lagi lihat penggalan kalimat dibawah ini,

Tengadah padaku, pada bulan merah jambu

Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa

Yang saya maksud “ KU” Disini bisa disebut pengarang atau pembaca, sedangkan kata “ KAMU atau MU” sudah jelas ditujukan siapa yaitu “ Gadis kecil itu dengan kaleng kecil” ( pengemis itu )

C. setting

untuk setting yang dipaparkan memang tidak jelas tetapi saya bias menarik kesimpulan tempat semua kejadian dalam puisi itu yaitu “ diatas langit di bawah bumi “ dengan kata lain bahwa tempatnya berpindah-pindah karena menceritakan seorang gadis yang hidup gelandangan

Kalau kau mati, gadis kecil berkaleng kecil

Bulan diatas itu, tak ada yang punya

Dan kotaku, ah kotaku

Hidupnya tak punya lagi tanda

Yang saya tangkap dari penggalan ini kalau gadis itu mati siapa yang punya bulan karena  bulan dianggap lampu malam, dan pinggiran kota tempat tidurnya sehingga tak ada lagi gadis kecil itu dengan kaleng kecil.


25. 1.Sebutkan Unsur-unsur Fisik pada puisi?2.Sebutkan Jenis-jenis Puisi Lama?3.Sebutkan Unsur-unsur Batin pada puisi?jawab dengan benar yaaa


1. Unsur fisik puisi:
A. perwajahan puisi (tipografi)
B. Diksi
C. Imaji
D. Kata konkret
E. Gaya bahasa
F. Rima

2. Jenis puisi lama:
A. Syair
B. Talibun
C. Seloka
D. Karmina
E. Gurindam

3. Unsur batin puisi:
A. Makna
B. Tema
C. Rasa
D. Amanat

26. sebutkan unsur fisik dan unsur batin dari puisi diatas!!


unsur fisik : bumi ku merasa kesakitan
unsur batik : aku harus menjaga kelestarian bumi

27. sebutkan unsur-unsur fisik teks puisi ​


Jawaban:-pengimajinasi-kata konkret-majas (bahasa figuratif)-versifikasi (ritma,Rima,dan metrum)-tata wajah (tipografi)Penjelasan:

-

-

Unsur fisik puisi termasuk unsur intrinsik puisi. Yang dimaksud unsur fisik puisi merupakan sarana-sarana yang digunakan oleh penyair untuk mengungkapkan hakikat puisi. Secara umum.

28. Sebutkan unsur fisik pembentuk puisi


Tema,amanat,pemilihan kata maaf kalo salah semoga membanru1. Diksi/Pilihan kata
2. Majas/Gaya bahasa
3.Rima dan irama

29. Bentuk fisik puisi harus memerhatikan unsur-unsur apa saja? Sebutkan 4 (empat) saja!


1. Unsur Intrinsik Puisi

Secara umum, unsur Intrinsik Puisi dibagi menjadi 7, yaitu :

a. Unsur Tema

b. Unsur Suasana (Latar)

c. Unsur Imaji

d. Unsur Simbol (Lambang)

e. Unsur Musikalitas Puisi (Nada/Bunyi)

f. Unsur Gaya Bahasa

g. Unsur Amanat


2. Unsur Ekstrinsik Puisi

Keadaan Sosial Penyair
Lingkungan Penyair
Profesi Penyair
Pengalaman Penyair

terimakasih, semoga membantu
bantu jadiin jawaban terbaik yah..



30. Sebutkan dan jelaskan unsur fisik puisi


1. Diksi (pilihan kata)

Kata yang dipilih dalam puisi harus mempertimbangkan makna, bunyi, dan hubungan dengan kata lainya baik bait dan barisnya. Kata dalam puisi ada yang bersifat konotatif dan denotatif. Pemilihan kata dalam puisi biasanya menekankan keindahan. Kata yang bersifat konotatif dan berlambang dapat menimbulkan multi tafsir karena dapat memiliki lebih dari satu makna. Bahasa puisi cenderung padat, jadi pilihan kata sangat diperlukan.


2. Pengimajinasian

Pengimajinasian (imagery) merupakan kata atau rangkaian kata yang menimbulkan daya imajniasi kepada pendegar. Pengimajinasian atau imaji melibatkan unsur indrawi seperti pengelihatan, suara, dan peraba. Unsur imaji dapat menimbulkan imajniasi seolah - olah merasa, mendengar, atau melihat apa yang risaukan oleh penyair. Pengimajinasian dibagi menjadi tiga yaitu imajniasi audif (mendengar suara) yakni dengan kata - kata yang seolah - olah penikmat puisi mendegar, misal dalam "rintihan ibu pertiwi", imajinasi visual (melihat benda - benda) yakni seolah - olah penikmat puisi melihat kejadian "gemercik air hujan", imajinasi taktil (meraba dan menyentuh) yakni seolah - olah menyentuh / meraba misal "hembusan agin".


3. Kata konkret

Kata konkret merupakan perwujudkan dari kata - kata yang jelas, mudah dipahami, dan konkret. Melalui kata yang konkret puisi dapat dibayangkan dengan mudah oleh pendengar atau pembaca, sehingga seolah - olah pendegar puisi melihat, mendeger, dan merasakan apa yang digambaran peristiwa dan keadaan yang digambarkan oleh penyair.


3. Majas (Bahasa Figuratif)

Puisi sangat lekat dengan majas. Banyak perumpamaan yang ditampilkan melalui kata atau ungkapanya. Majas juga menimbulkan banyak makna sehingga puisi menjadi prismatif. Majas dalam puisi juga digunakan untuk membandingkan benda atau kata dan mengiaskan sesuatu dengan hal lain. Selain itu, majas juga mampu menyampaikan maksud penyair lebih efekif. Majas yang umumnya digunakan yaitu metafora, simile, anafora, dan paradoks.


4. Versifikasi (Rima, Ritma, dan Metrum)

Rima merupakan pengulangan bunyi yang digunakan untuk memunculkan pengulangan bunyi pada keseluruhan baris dan bait, sedangkan rima pada puisi lama disebut sajak (persamaan bunyi) yakni dengan pengulangan pada setiap baris. Ritma merupakan pengulangan pada frasa puisi yang juga disebut irama. Ritma diartikan pula sebagai naik turunya suara secara teratur. Metrum merupakan pengulangan tekanan kata.


5. Tata wajah (Tipografi)

Puisi tersusun membentuk bait, bukan paragraf. Puisi disusun secara berlarik - larik untuk menciptakan makna. Penerapan tipografi akan memperkuat penyajian puisi. Puisi tidak harus memenuhi atauran kepenulisan. Melalui tipografi ini, maka dapat dibedakan antara puisi dengan karya sastra lain seperti prosa dan scrip drama. Oleh sebab itu penggunaan huruf kapital dan tanda baca (titik, koma, titik titik titik, dan lain sebagainya) mempengaruhi makna puisi.

31. sebutkan yg dimaksud unsur fisik puisi


yang dimaksud adalah gerakan dalam membaca puisirima/irama
majas/gaya bahasa

32. bentuk fisik puisi harus memperhatikan unsur unsur apa saja ?sebutkan 4 saja tolong dibantu yahh


rima/sajak, diksi , kata konkret dan pengimajinasian

33. 1. Sebutkan unsur fisik puisi !2. Apakah yang disebut unsur batin puisi ?3. Tuliskan unsur batin dalam puisi !4. Sebutkan contoh tema dalam puisi !5. Apakah yang disebut amanat dalam puisi ?kak tolong di jawab yhterima kasih yg udh bantu aku​


Jawaban:

1. unsur fisik puisi: diksi, imaji, majas, perwajahan, konkret, rima.

2. unsur pembangun puisi yang tidak tampak langsung dalam penulisan kata-katanya.

3. tema, perasaan, nada, amanat.

4. ketuhanan, kemanusiaan, patriotisme .

5. tersirat pesan yang dituliskan penulis kepada si pembaca

Penjelasan:

thanku semoga membantu :)


34. Apa unsur fisik dan unsur bain puisi Doa karya Chairil Anwar tolong sebutkan dan jelaskan


unsur fisik yang mengisahkan tentang perjuangan bangsa indonesia serta unsur batin yang menjelaskan bahwa sang penyair merupakan salah satu tokoh pejuang yang tangguh dan pantang menyerah.
semoga membantu anda.tks

35. Sebut dan jelaskan unsur fisik dan batin puisi​


fisik =diksi,imajeri,bahasa,figuratif,kata konkret,ritme,rima

batin=tema,rasa,nada,amanat


36. Sebutkan unsur unsur pembentuk puisi berjudul syair perahu , baik unsur fisik maupun unsur isi


Syair merupakan puisiMelayu lama. Istilah syair berasal dari kata Arab Syi'ir 
, yang berarti“perasaan yang menyadari”.Isi syair umumnya sebuah cerita. Namun, ada pula yangmemuat buah pikiran, filsafat, puji-pujian, dan sebagainya.Perhatikanlah penggolongan syair berikut

Syair Perahu
Karya Hamzah Fansuri

..................................
Perteguh jua alat perahumu,
muaranya sempit tempatmu lalu,
banyaklah di sana ikan dan hiu,
menanti perahumu lalu dari situ.

Muaranya dalam, ikanpun banyak,
di sanalah perahu karam dan rusak,
karangnya tajam seperti tombak
ke atas pasir kamu tersesak.

Ketahui olehmu hai anak dagang
riaknya rencam ombaknya karang
ikanpun banyak datang menyarang
hendak membawa ke tengah sawang.

Muaranya itu terlalu sempit,
di manakan lalu sampan dan rakit
jikalau ada pedoman dikapit,
sempurnalah jalan terlalu ba’it

Baiklah perahu engkau perteguh,
hasilkan pendapat dengan tali sauh,
anginnya keras ombaknya cabuh,
pulaunya jauh tempat berlabuh.

Analisis unsur-unsur syair tersebut

1.Analisis jumlah baris dalam satu bait
a. bait satu terdiri atas 4 baris
b. bait dua terdiri atas 4 baris
c. bait tiga terdiri atas 4 baris
d. bait empat terdiri atas 4 baris
e. bait lima terdiri atas 4 baris

2.Keterkaitan antar bait dalam syair 

a. bait kedua nmerupakan kelanjutan dari bait pertama
b. bait ketiga merupakan kelanjutan cerita dari bait kedua
c. bait keempat merupakan kelanjutan cerita dari bait ketiga
d. bait kelima kelanjutan cerita dari bait keempat
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa antara bait pertama sampai dengan bait ke lima, merupakan satu rangkaian cerita yang berkelanjutan dan menjadi satu kesatuan. Antara bait pertama sampai dengan bait kelima mempunyai keterkaitan isi yang sangat erat. Dan tidak terpisah-pisahkan.

3.Analisis persajakan (rima akhir) syair

a. bait pertama bersajak (a,a,a,a ) 
b. bait kedua bersajak (a,a,a,a )
c. bait ketiga bersajak (a,a,a,a )
d. bait keempat bersajak (a,a,a,a )
e. bait kelima bersajak (a,a,a,a )

4. Kesimpulan dari syair tersebut adalah

1.Syair terdiri atas 4 baris setiap bait
2. Isi Syair adalah cerita yang berkait antara bait pertama dan seterusnya
3. Mempunyai sajak terus yakni a,a,a,a

37. Sebutkan unsur - unsur fisik yang terdapat dalam puisi! Tolong jawab cepat, besok di kumpulkan!


1. pemilihan kata
2. memakai kata konkret
3. rima/ritme
4. pengunaan majas
5. pengimajian (imajinasi pengarang)

38. Sebutkan dan jelaskan secara singkat 3 unsur unsur stuktur fisik puisi


Jawaban:

Struktur fisik puisi adalah unsur puisi yang bisa dilihat dan diamati secara langsung dengan mata. Struktur ini terdiri dari diksi, citraan/imaji, majas, kata konkret, tipografi dan rima.

semoga membantu


39. sebutkan analisis unsur fisik dan unsur batin puisi gerilya karya W.S RENDRA?​


Struktur fisik

1)Tipografi : terdiri dari bait-bait biasa, yaitu 3-3-3-4-3-2-3-4-3-4

2)Penyimpangan bahasa :

a)“ingin ikut ngubur ibunya”

b)“dengan tujuh lubang pelor“

3)Rima :Merdeka atau bebas

Struktur batin

3)Gaya bahasa :

a)Personifikasi :”dan duka daun wortel”

4)Citraan :

a)Pececapan : “ terkecap pahitnya tembakau”

b)Penglihatan : “ tubuh biru tatapan mata biru”

c)Pendengaran : “ ia beri jeritan manis”


40. 1. Apa yang dimaksud dengan puisi ? 2. Apa yang dimaksud dengan unsur batin dan unsur fisik dalam sebuah puisi ? 3. Sebutkan unsur batin dan unsur fisik dalam sebuah puisi ? 4. Bagaimana langkah-langkah menulis puisi dengan benar ? 5. Apa saja tema yang dipakai untuk menulis puisi ?


Jawaban:

1.Puisi merupakan sebuah karya sastra hasil dari ungkapan dan perasaan seseorang dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, penyusunan lirik, dan bait.

2.Unsur Fisik: - Diksi = pilihan kata yang akan dipilih untuk membuat puisi.

Unsur batin : - Tema = ide atau gagasan yang disampaikan penyair.

3. )1. Diksi

    2. Imaji

    3. Kata Konkret

   4. Gaya Bahasa/Majas

   5. Rima/Irama

   6. Tipografi/Perwajahan

Unsur Batin Puisi

1. Tema

2. Rasa/Feeling

3. Nada/Suasana

4. Amanat/Tujuan

4.a.Menentukan ide.

b.Memasukkan imajinasi.

c.Tema yang tepat

d.Buat judul yang menarik

e.Menggunakan kata-kata indah.

f.Buat lirik yang menarik.

g.Perwajahan atau topografi

h.Gunakan majas.

5. Persahabatan,Lingkungan hidup, Sosial, Keluarga, Sekolah, dll.

Penjelasan:

MAAF KALO SALAH

Jawaban:

Puisi merupakan sebuah karya sastra hasil dari ungkapan dan perasaan seseorang dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, penyusunan lirik, dan bait. Isi-isi dalam puisi penuh makna dengan bahasa yang dipakai cukup indah.Unsur Fisik: - Diksi = pilihan kata yang akan dipilih untuk membuat puisi. - Majas = gaya bahasa yang digunakan untuk memperindah suatu makna. - Rima = persamaan bunyi dari suatu kata atau kalimat dalam 1 bait. - Kata konkret = kata yang dapat ditangkap oleh indra.Unsur batin : - Tema = ide atau gagasan yang disampaikan penyair. - Rasa = sikap penyair terhadap pokok masalah. - Nada = sikap penyair terhadap pembaca - Amanat = pesan penyair terhadap pembacayang nomor dua itu ada ya..Menentukan ide. Seperti sudah kita bahas, ide merupakan ruh dalam dunia kepenulisan, termasuk menulis puisi.Memasukkan imajinasi.Tema yang tepat. Buat judul yang menarik.Menggunakan kata-kata indah.Buat lirik yang menarik.Perwajahan atau topografi.Gunakan majas.Banyak sekali, contohnya,Persahabatan,Lingkungan hidup, Sosial, Keluarga, Sekolah, dll.

semoga bermanfaat


Video Terkait

Kategori b_indonesia