Puisi Daun Jatuh

Puisi Daun Jatuh

amanat puisi daun yang jatuh tak pernah membenci angin

Daftar Isi

1. amanat puisi daun yang jatuh tak pernah membenci angin


Mata pelajaran:bahasa indonesia
Materi:pribahasa
Kata kunci:pribahasa
Kelas:Vll

Amanatnya:meskipun kita selalu membenci orang itu tetapi orang itu selalu berbuat hal yang baik pula pada diri kita.

____sallamrezzkyasyah
semangat:)Jawabannya :

Mapel : Bahasa Indonesia
Bab : Puisi
Sub Bab : Amanat

Pembahasan:

Amanat puisi daun yang jatuh tak pernah membenci angin...
→ Kita harus selalu bersikap baik kepada orang lain walau sekalillpun dia pernah membenci kita..

# Maaf Kalo Salah

2. HATIKU SELEMBAR DAUN hatiku selembar daun melayang jatuh di rumputnanti dulu,biarkan aku sejenak terbaring disiniada yang masih ingin ku pandang yang selama ini senantiasa luputsesaat adalah abadisebelum kau sapu tamanmu setiap pagi1.apa tema dari puisi tersebut ?2.carilah tipografi dari puisi tersebut?​


1. Puisi "Hatiku Selembar Daun" bertema tentang ketuhanan. Puisi ini mengisahkan tentang perjalanan hidup seseorang yang diibaratkan sebagai selembar daun.

2. Tipografi dari puisi tersebut yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi. Pada puisi diatas ditulis hanya dengan menggunakan huruf kecil, baik diawal maupun di amal baitnya sehingga puisi ini berbeda dengan puisi yang lain, karena kebanyakan  puisi-puisi yang dibuat memperhatihan kaidah yang berlaku.


3. HATIKU SELEMBAR DAUNhatiku selembar daunmelayang jatuh di rumputnanti dulu,biarkan aku sejenak terbaring di sini ada yang masih ingin ku panjangyang selama ini senantiasa luputsesaat adalah abadisebelum kau sapu tamanmu setiap pagi1.carilah diksi dari puisi tersebut?2.carilah imajinasi dari puisi tersebut?​


Jawaban:

1 jawab:daun pohon

Penjelasan:

karena kata² sama seperti daun yg kita sapu setiap pagi berbaring,

penjelasan lebih lanjut:

maaf cuma no 1,karena itu kamu sendiri yang ngisi

pelajaran: b.indo


4. termasuk majas apakah puisi dibawah ini... DAUN betapa sabarnya engkau ketika angin menerbangkan dari tangkai mu terlepas dari pohonmu Namun.. kau tak pernah marah kau tak pernah dendam terhadap angin yg menjatuhkan mu Oh..daun.. aku sangat ingin sepertimu sabar, mungil, namun indah tetaplah hijau,, wahai daun sejukkan setiap mata yang memandang bantu ya guyss :)


majas personifikasi?personifikasi, krn di puisi tsb daun ny seolah hdp

5. Perhatikan puisi berikut!Hatiku selembar daun melayang jatuh di rumputNanti dulu, biarkan aku sejenak berbaring di siniAda yang masih ingin kupandang yang selama ini senantiasa luputSesaat adalah abadi sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi Sapardi Djoko DarmonoMajas yang digunakan pada lari satu puisi di atas adalah ​


Jawaban: Personifikasi

Penjelasan:

Majas Personifikasi yaitu gaya bahasa yang membandingkan benda-benda tidak bernyawa seolah-olah memiliki sifat seperti manusia

Dalam beberapa kata contohnya , hati seperti selembar daun yang dapat melayang serta jatuh.

Terimakasih :)


6. tolong di bantu yha isi bait puisi yg kosong. besok dikumpul 1. -Buah paku jatuh ke paya -Daun ganja jatuh ke batu - - 2. -bukit tinggi tebingnya curam - -mendapat obat hati yang geram - 3. - - -belum dicium dendam tak lepas -didalam cinta hendak berjodoh 4. -bunga anggrek diatar pagar - - -jangan rusak barang suatunya 5. - -bunga capa di dalam puan - -dpat berjumpa dengan tuan.


1.buah paku jatuh ke paya
daun ganja jatuh ke batu
hai kamu anak orang kaya
jangan keras hati seperti batu
2.bukit tinggi tebingnya curam
jangan dilihat jika itu jeram
mendapat obat hati yang geram
yang sifatnya tidak seperti makam
3.ada nangka ada nanas
hanya di beli harga yang murah
belum dicium dendam tak lepas
didalam cinta hendak berjodoh
4.bunga anggrek diatar pagar
akan dipetik pada bunganya
jika ingin menjadi miliader
jangan rusak barang suatunya
5.ada manggis dimakan alfar
bunga capa di dalam puan
andai saja waktu berputar
dapat berjumpa dengan tuan

7. DI HADAPAN RAHASIA Masihkah kita harus bersengketa ketika hari hampir habis dan doa hanya menjadi ritus ala kadarnya? Sementara daun-daun tak sekalipun menebak ke mana angin akan meniupnya. Seperti kita manusia yang amat kecil di hadapan rahasia, yang tak sepenuhnya berkuasa atas jatuh-bangun kita. Tentukan tema, parafrase, suasana dan amanat dari puisi Adimas tersebut :)


amanatnya jangan hanya mengejar dunia karena kita hanya makhluk yang tidak bisa mengatur takdir

8. Amanat yang ingin di sampaikan dari puisi "Energi mencipta puisi" adalah - mencipta puisi tak semudah membalikkan cangkang kura-kura yang melangkah tertatih menuju sungai mencipta puisi seperti menjangkau buah di ujung ranting tak pandai mengira kerapuhan dahan alamat badan akan jatuh dan puisi menjadi luruh meski kau mampu menghadirkan kata-kata dan mendakwa kata-kata itu adalah puisi tetap saja kau hanya berhasil mencipta kura-kura yang tersandung dan aliran sungai yang tak berhasil menemu muara sementara buah masih riang terjuntai semisal gerak daun basah di rantingnya dahan lebih dulu menjatuhkan engkau Padang, 2012


Penjelasan:

amanat yang terkandung dalam puisi tersebut bahwa mencitpakan sesuatu dengan karya sendiri bukanlah hal yang mudah, kita perlu membutuhkan orang lain dalam mengerjakan sesuatu, sama halnya dngn manusia tdk mampu untuk berdiri sendiri tanpa adanya bantuan org lain

untuk mengapai/menciptakan sesuatu yg kita inginkan itu butuh perjuangan yg ga mudah


9. Apa saja isi puisi "Hutan" karya soni farid maulana berikut Mendengar suara hutan yang sarat embun pagi Mendengar suara sunyi yang merayap Dari tangkai pohonan;mendengar Suara embun yang jatuh dari punggung daun Adakah nikmat kehidupan yang ngalir bukan Dari TanganNya?


menikmati pagi hari dengan ketenangan
dan melihat keindahan.yang tuhan sudah.berikan


10. hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput; nanti dulu, biarkan aku sejenak berbaring di sini; ada yang masih ingin ku pandang yang selama ini senantiasa luput; sesaat adalah abadi sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi.analisis unsur instrinsik puisi tersebut


hati selebar daun melayang jtuh di rumput :nanti dulu ,biarkan aku sejenak berbaring di sini
 itu lah yang dinakan analisi intristik
kalu salh tanya sama saya yaaa!!!!!!!@@@@@

11. Hatiku Selembar Daun Hatiku selembar daun Melayang jatuh di rumput Nanti dulu Biarkan aku sejenak terbaring di sini Ada yang masih ingin kupandang Yang selama ini senantiasa luput Sesaat adalah abadi Sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi Apa isi puisi tersebut? Tuliskan amanat yang terkandung! tlong djwab dngan bnar​


Jawaban:

ingin kupandang

sesaat adalah abadi


12. Perhatikan puisi berikut. Hatiku Selembar Daun Hatiku selembar daun melayang jatuh dirumput; Nanti dulu, Biarkan aku sejenak terbaring di sini; ada yang masih ingin kupandang, yang selama ini senantiasa luput; sesaat adalah abadi sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi. Karya : Sapardt Djoko Damono Apa amanat yang terkandung dalam puisi di atas?


Jawaban:

menikmati hidup dan menghargai waktu :v


13. Hatiku Selembar Daun Hatiku selembar daun Melayang jatuh di rumput Nanti dulu Biarkan aku sejenak terbaring di sini Ada yang masih ingin kupandang Yang selama ini senantiasa luput Sesaat adalah abadi Sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi Karya : Sapardi Djoko Damono Nada yang digunakan penyair dalam puisi tersebut adalah... . . a. terharu d. kagum b. putus asa e. khusyuk c. menyesal


Jawaban:

Kalo gak salah jawabannya B. Putus asa


14. Buatlah satu puisi karya sendiri, tema bebas, di dalamnya terdapat kosakata berikut.1. Langit2. Kenangan3. Larut4. Rasa5. Siluet6. Jatuh7. Imajinasi8. Lambai9. Putih10. DaunYANG PINTER BUAT PUISI BANTUIN LAHH PLISS!!JANGAN NGASAL YA, NGASAL? REPORT! MAKASIH​


Jawaban:

puisi

langit mengingat kan ku akan kenangan

rasa larut dalam diri ku ingatkan

si luet jatuh ku biarkan

imajinasi daun putih kutemukan

lambai lalu ku diamkan

maaf kalau salah


15. Bacalah puisi berikut ini hutan mendengar suara hutan yang sarat embun pagi Mendengar suara sunyi yang merayap Dari tangkai ke tangkai pepohonan, mendengar Suara embun yang jatuh dari punggung daun Adakah nikmat kehidupan yang mengalir bukan Dari tangannya Jelaskan pesan yang tersirat dari puisi tersebut


pesan tersiratnya adalah betapa pentingnya tumbuhan bagi kehidupan di dunia ini. maka dari itu kita harus menjaga dan melestarikan alam hutan, kebun, dll

16. KEMARAUTeriknya surya menusuk kulitBak bambu runcing yang tajam Daun daun pun rapuh jatuh tak bertahanPanas yang tajamMenusuk bumi jadi tanah terbelahKering tanpa selimut air di atasnyaHamparan sawah bak gurun keringBagaimana nasib petani1. Apa tema penggalan teks puisi di atas......2. Bagaimana sikap penyair pada pembaca dalam penggalan teks puisi di atas......3. Tuliskan imaji taktil yang terdapat dalam teks puisi di atas......4. Apakah makna teks puisi baris pertama pada bait pertama di atas......Tolong dijawab​


Jawaban:

1.kemarau

2.menjelaskan tentang panas nya hari kemarau

4.manfaatkan lah bumi sesuai fungsi nya salah satu nya dengan cara menjaga pohon dan reboisasi agar udara tidak panas


17. please jawab kaka.tentukan tema,amanat,dan majas dari puisiKolam Tak ada yang abadi di permukaan kolam,daun yang jatuh atau gesit sirip ikanselalu membuat gelombang, memecahkesunyian.Hanya sulur teratai tegak menyanggabunga, seperti mendongak ke puncaksemesta, membuatmu merasaada yang harus dipertahankan.Seekor katak, duduk diam, di atas daunseperti waktu yang tengah berhitungkau lelah atau limbungmenunggu sesuatu yang selembuttitik embun, sehalus benang cahayayang turun dari rimbun daun, atausekedar kata yang tepatuntuk mengutarakanhidup tak mungkin bisatenang


Tema = suasana kolam

18. 30. Bacalah puisi berikutHaku Selembar DaunHaku selembar daun melayang jatuh di rumputNanti dulu, biarkan aku sejenak berbaring di siniAda yang masih ingin ku pandangYang selama ini senantiasa luputSesaat adalah abadiSebelum kau sapu taman setiap pagiCitraan yang digunakan dalam larik pertama puisi tersebut adalahA perasaanC. pendengaranB. penglihatanD. penciuman​


Jawaban:

B. penglihatan

maaf klo salah, moga membantu


19. 18.Aku melihat daun begitu hijau...Kutilang lalu datang menilangSebab engkau harus tetap rimbun tuk sarung sangkarnya nantiLarik bermajas yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah..A. ranting bergerak perlahan ditiup anginb.ranting pun riang seperti memakai antingc. ranting patah tertiup angin kencangd. ranting-ranting kering pun berjatuhanarik bermajas yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah...​


Jawaban:

A. ranting bergerak perlahan ditiup angin

jawaban.c. ranting patah tertiup angin kencang.

Penjelasan:

semoga bermanfaat

20. DI HADAPAN RAHASIA Masihkah kita harus bersengketa ketika hari hampir habis dan doa hanya menjadi ritus ala kadarnya? Sementara daun-daun tak sekalipun menebak ke mana angin akan meniupnya. Seperti kita manusia yang amat kecil di hadapan rahasia, yang tak sepenuhnya berkuasa atas jatuh-bangun kita. Tentukan tema, suasana, parafrase dan amanat dari puisi Adimas tersebut :)


tema : Tak tahu apa kehendak tuhan
Suasana : Gundah
Amanat : Janganlah siasiakan waktu yang ada,selama tuhan masih memberikan nikmatnya sebelum hari akhir,karna kita tak pernah tau apa kehendak tuhan

21. ceritakan tentang puisi ini ada ranting patahmeliuk jatuh ke tanahmenyisiri dahan lemahterpaku dingin merabahbersandar pohon tuanerlindung amarah senjapasrah pada duniaberselimut lembayung gulitadaunnya berserakan​


Jawaban:

gak tau dan gak mau tau

Penjelasan:

yaiyalah


22. AMANAT DARI PUISI INI ADALAH? pagi ini aku pulang kampung berjejak di jalan setapak menyusuri hutan yang berliku saksikan embun jatuh di bibir daun rumput kabut tergelincir turun ke lembah tinggal di kota, aku macam kupu-kupu; terbang, hinggap dan mengisap nektar pada bunga mati tiba di kampung masih perlukah aku menjelma serangga yang rumah matanya punya ratusan jendela? daun telingaku, masihkah utuh terbuka mendengar warna gerak kampung?


Jawaban:Amanat dari puisi ini mungkin tentang rindu pada kampung halaman dan keindahan alam di sekitarnya. Penyair merenungkan perbedaan antara hidup di kota dan hidup di pedesaan, dan mungkin merasa seperti ia telah kehilangan koneksi dengan alam dan tempat kelahirannya. Puisi ini mungkin juga mempertanyakan apakah kita masih mampu mendengar dan merasakan keindahan alam dan kehidupan yang sederhana di tengah kesibukan dan kehidupan modern.

Penjelasan:

SEMANGAT BELAJARNYA YA


23. mendengar suara hutan yang sarat embun pagi mendengar suara sunyi yang menyerap dari tangkai ke tangkai pepohonan; mendengar suara embun yang jatuh dari punggung daun adakah nikmat kehidupan yang mengalir bukan dari tangannya pesan yang tersirat dalam puisi tersebut...


nikmat kehidupan

maaf kalo salahnikmat kehidupan yang mengalir

24. apa makna dari puisi HATIKU SELEMBAR DAUNkarya: Sapardi Djoko DamonoHatiku selembar daun melayang jatuh di rumputNanti dulu, biarkan aku sejenak berbaring di siniAda yang masih ingin ku pandangYang selama ini senantiasa luputSesaat adalah abadiSebelum kau sapu taman setiap pagiTolong bantu ya!!


Bait pertama, penyair menganalogikan dirinya (hati) seperti selembar daun. Daun merupakan bagian terbanyak yang mengisi sebuah pohon, dalam konteks ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pohon tersebut adalah dunia tempat ia hidup. Sebanyak apapun manusia yang hidup di dunia, saat ia terjatuh pasti merasakan kesendirian seperti yang diutarakan penyair lewat diksinya. “melayang jatuh di rumput” merupakan simbol bahwa dirinya telah terbaring pada tempatnya berakhir (akan berakhir). Sebuah daun suatu saat pasti jatuh ke tanah, tanah tersebut merupakan tempat berakhirnya kehidupan si daun tersebut.

            Pada bait ke dua, seolah ada sebuah permintaan kepada orang lain agar dirinya diberikan sejenak waktu untuk berdiam, merasakan akhir dari jatuhnya daun tersebut. Jika di gabungkan dengan bait pertama, kedua bait tersebut seperti seseorang yang bertemu akhir hidupnya dan meminta sedikit waktu untuk terbaring mengingat semua yang pernah di alaminya. Dan benar, pada bait ke tiga, lewat diksi “ada yang masih ingin ku padang, yang selama ini senantiasa luput” seolah daun itu ingin merasakan sesuatu yang selama ia berada pada pohon selalu ia lupakan. Manusia tidak akan pernah merasakan udara, tapi ia baru tahu pentingnya udara saat udara itu tidak ada.

            Dalam bait ketiga menggambarkan sebuah perasaan penyesalan terhadap hal yang selama ini ia lupakan di dalam pohon kehidupan. Pada bait terakhir “sesaat adalah abadi sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi” tersirat perasaan menyesal pada diksi “sesaat adalah abadi”.

25. Hatiku Selembar Daun Hatiku selembar daun Melayang jatuh di rumput Nanti dulu Biarkan aku sejenak terbaring di sini Ada yang masih ingin kupandang Yang selama ini senantiasa luput Sesaat adalah abadi Sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi Karya : Sapardi Djoko Damono Kutipan puisi tersebut menceritakan . . . . a. Orang-orang yang ingin menikmati hidup bahagia di sisa usianya. b. Seseorang tidak ingin melupakan kesalahan yang telah diperbuatnya. c. Seseorang ingin hidup bebas tanpa beban seperti daun yang terbang. d. Seseorang yang inginmemandang keindahan pada setiap sisa usianya. e. Seseorang menyesal karena lalai melaksanakan kewajiban beribadah.


Jawaban:

d ya jawabannya insyaAllah


26. Bacalah puisi berikut ini hutan mendengar suara hutan yang sarat embun pagi Mendengar suara sunyi yang merayap Dari tangkai ke tangkai pepohonan, mendengar Suara embun yang jatuh dari punggung daun Adakah nikmat kehidupan yang mengalir bukan Dari tangannya Jelaskan pesan yang tersirat dari puisi tersebut


indahnya alam,dan kehidupan yang rukun

27. Analis lah puisi berikut ini! Judul : PAGI Mentari terang di ufuk timur Embun di daun jatuh perlahan Lambang ketenangan dan kesejukan Doaku di pagi hari ini Ya allah semoga kau tetap mempertemukan ku dengan pagi di hari esok Karena sungguh nikmat sekali suasana pagi ini


aku tau jawabanya! itu adalah : PUISI

28. TOLONG BANTU JAWAB BUKAN DI BACA DOANG! Dibawa GelombangAlun membawa bidukku perlahan, Dalam kesunyian, dalam waktu, Tidak berpawang, tidak berkawan, Entah kemana aku tak tahu.Jatuh di atas bintang kemilau, Seperti sudah berabad-abad, Dengan damai mereka meninjau, Kehidupan bumi, yang amat kecilAku bernyanyi dengan suara, Seperti bisikan angina di daun, Suaraku hilang dalam udara, Dalam laut yang beralun-alun.Tentukan struktur fisik puisi sperti tipografi, diksi, rima dan irama, imaji, serta majas yang terdapat pada puisi di atas!. Tentukan struktur batin tema, nada, suasana, dan amanat dalam kutipan puisi tersebut! ​


Jawaban:

amanat dari puisi tersebut adalah kehidupan yang terambang saja tidak.ada masalah atau kegembiraan


29. 1) Daun yang Jatuh Tak Pernah MembenciAngin karya Tere Liye2) Bumi Manusia karya Pramoedya AnantaToer3) Laskar Pelangi, karya Andrea Hirata.4) Angkatan 66; Prosa dan Puisi karya H.B.JassinDi antara judul-judul tersebut yang merupakanjudul teks nonfiksi ditunjukkan nomor...​


Jawaban:

2

Penjelasan:

bumi manusia karya pramoedya

Jawaban:

4. angkatan 66 prosa dan pusi karya H.B jassin

maaf kalau salah

moga bantu:)


30. Judul:Energi Mencipta Puisimencipta puisitak semudah membalikkan cangkangkura-kura yang melangkah tertatihmenuju sungaimencipta puisiseperti menjangkau buah di ujung rantingtak pandai mengira kerapuhan dahanalamat badan akan jatuhdan puisi menjadi luruhmeski kau mampu menghadirkan kata-katadan mendakwa kata-kata itu adalah puisitetap saja kau hanya berhasil menciptakura-kura yang tersandungdan aliran sungai yang tak berhasilmenemu muarasementara buah masih riang*Terjuntai* semisal gerak daun basahdi rantingnyadahan lebih dulu menjatuhkan engkau1. Arti dari kata terjuntai dalam puisi tersebut adalah?A. TerjatuhB. TergantungC. Terayun-ayunD. TerpasangE.Terpana​


Jawaban:

a. Terjatuh

Penjelasan:

terjuntai artinya dalam kamus besar bahasa indonesia adalah terjatuh


31. Hatiku Selembar Daun Hatiku selembar daun Melayang jatuh di rumput Nanti dulu Biarkan aku sejenak terbaring di sini Ada yang masih ingin kupandang Yang selama ini senantiasa luput Sesaat adalah abadi Sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi Karya : Sapardi Djoko Damono tema puisi tersebut adalah... . a. kesetiaan b. keagamaan c. pendidikan d. percintaan e. pengorbanan


Jawaban:

b keagamaan

Penjelasan:

karna kita hidup di dunia ini smentara dan suatu saat nanti kita abadi di surga dan neraka terbukti pd bait terakhir


32. kemarauteriknya Surya menusuk kulitbak bambu runcing yang tajamdaun daun pun rapuh jatuh tak bertahanpanas yang tajammenusuk bumi jadi tanah terbelahkering tanpa selimut air diatasnyahamparan sawah bak gurun keringbagaimana nasib petani?1. apa tema penggalan teks puisi diatas2. bagaimana sikap penyair pada pembaca dalam penggalan teks puisi di atas?3. tuliskan imaji taktil yang terdapat dalam teks puisi di atas?4. apakah makna teks puisi baris pertama pada bait pertama diatas?​


Jawaban:

1 , kemarau panjang

4, kekeringan yang sangat lama


33. Tentukan isi puisi berikut! Hutan . Mendengar suara hutan yang sarat embun pagi Mendengar suara sunyi yang merayap Dari tangkai ke tangkai pohonan; mendengar Suara embun yang jatuh dari punggung daun Adakah nikmat kehidupan yang ngalir bukan Dari tangan-Nya? Karya : Soni Farid Maulana Dikutip dari : Suyono Suyatno, Joko Adi Sasmito, dan Erli Yetti, Antologi Puisi Indonesia Modern Anak-Anak, Jakarta, Yayasan Obor Indonesia, 2007 Sebutkan isi puisi "Hutan" tersebut!


Jawaban:

dari tangkai tangkai pepohonan ; mendengar

suara embun yang jatuh dari punggung daun

adakah nikmat kehidupan yang mengalir bukan

maaf klo salah

smoga membantu


34. Hatiku Selembar Daun Karya: Sapardi Djoko Damono Hatiku selembar daun Melayang jatuh di rumput Nanti dulu Biarkan aku sejenak terbaring di sini Ada yang masih ingin kupandang Yang selama ini senantiasa luput Sesaat adalah abadi Sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi Apa isi puisi tersebut? ​


Puisi "Hatiku Selembar Daun" karya Sapardi Djoko Damono menggambarkan perasaan atau pikiran seorang individu yang merenungkan kehidupan dan keindahan di sekitarnya. Daun yang melayang di atas rumput dan kesempatan untuk berbaring di sana menggambarkan momen-momen singkat dalam hidup yang sering terlewatkan. Individu ini menghargai momen-momen tersebut dan ingin merasakannya sejenak sebelum taman di sekitarnya diubah oleh orang lain.

Puisi ini mengajak pembaca untuk merenungkan keindahan kehidupan dan alam di sekitarnya yang sering kali terabaikan dalam kesibukan sehari-hari. Ini adalah pengingat untuk menghargai momen-momen sederhana dan keindahan yang ada di dunia sebelum berlalu begitu saja. Puisi ini mendorong kita untuk memperlambat langkah, merenung, dan menghargai keindahan yang sering luput dari perhatian kita.

35. HATIKU SELEMBAR DAUhatiku selembar daunmelayang jatuh di rumputbiarkan aku sejenak terbaring di siniada yang masih ingin ku pandang yang selama ini senantiasa luputsesaat adalah abadisebelum kau sapu tamanmu setiap pagi 1.carilah majas dari puisi tersebut?2.carilah rima dari puisi tersebut?​


Jawaban:

1.majas personifikasi

2.rima/İrama pada puisi "HATIKU SELEMBAR DAUN"adalah rindu,bahagia, dan sedih

maaf kalau salah


36. Jika,Jika Cinta itu adaMengapa mesti menyakitkanJika Ikhlas itu adaMengapa harus diungkapkanJika, Niat tak perlu diucapkanMengapa harus dilaksanakanJika Takdir itu sudah pastiMengapa perlu diperjuangkanJika Aku CINTA KamuMengapa ada pemisah di antara kitaMengapa dia yang kau nantiMengapa aku tak kau nantiAndai Kau tahu arti CintaCINTA Aku seutuhnya untukmuKau Selalu ada di hatiAku Ingin selalu di hatiKini, esok dan selamanya di hatiAndai mata iniMampu mengungkapkanAda rasa ragu dalam hatiLanjutkan atau berhentiEmbunpun tak lagi sejukBurungpun enggan untuk bersiulRanting pepohonan mulai berjatuhanDaun-daunpun berguguranKini aku sadarKini kau sadarKini kita sadarBahwa cinta tak bisa dipaksakanBahwa kasih tak mampu didustakanBukan, bukan, bukan karena kau, aku pergi.Tidak, tidak, tidak selamanya kita bersama.1.apa yang dimaksud puisi tersebut.2.temukan majas yang terdapat dalam puisi itu.tuliska kalimat majasnya.3.temukan amanat yang terkandung dalam puisi tersebut.​


Jawaban:

menurut saya,

no1

puisi itu memiliki maksud untuk mengungkapkan isi hati yang sedang kecewa karena seseorang yang dicintainya tak bisa bersamanya dan lebih memilih 'dia' (orang lain) dibanding dirinya sendiri

no2.

majasnya ada di bait 6 yaitu :

Embunpun tak lagi sejuk

Burungpun enggan untuk bersiul

Ranting pepohonan mulai berjatuhan

Daun-daunpun berguguran

no. 3

amanat nya siih...

hmm semua yg kita inginkan terkadang tak selalu terjadi karena alur hidup ini sudah ditentukan oleh-Nya.. kita cukup menjalani alur hidup ini sesuai irama dan menikmati pahit manisnya

(menurut saya itu kaka)

maap kalo salah :(


37. Bungaku Bersemi Kembali ~Bungaku kini bersemi kembalisetelah seminggu terkurung di lembah sunyikini bertunas lagi daunnya yang dulu menguning dan ..rantingnya yang dulu kering kini segar kembali         Tidak sia-sia         kusiram bungaku hingga bersemi dan mekar kembali 8. Diksi (pilihan kata ) yang tepat untuk melengkapi larik puisi tersebut adalah......BerjatuhanBermunculanBerguguranBerserakan9. Cintaku Jauh Di Pulau (Chairil Anwar)Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh ! Perahu yang bersama 'kan merapuh!mengapa ajal mememanggil dulusebelum sempat berpeluk dengan cintaku                               Suasana dalam puisi di atas adalah....SedihMarahGembiraKecewa10. Pujangga adalah...Orang yang menciptakan puisiOrang yang mendengarkan puisiOrang yang menghargai puisiOrang yang membacakan puisI​


Jawaban:

8. Berguguran.

9. kecewa.

10. orang yang menciptakan puisi.

semoga bermanfaat ^_^


38. Layang layang ku diterbangkan tinggi, tinggi, ke angkasa layang layang ku menanti di atas sanaTiba-tiba....Angin berhenti bertiupPerlahan layang-layangku turunKe bawah, ke bawahLayang-layangku mirip daun gugurDan akhirnya jatuh ke tanah8.Judul yang paling tepat untuk puisi tersebut adalah ....​


Jawaban:

layang layang bagai daun musim gugur :) moga membantu


39. carilah puisi 3 kata contoh= Tiga kata: hujan, ranting, dan awanMasih tampak bekas hujan semalamDaun-daun jatuh, ranting-ranting patah, rumput dan tanah basahAwan di langit masih kelabu, matahari masih sembunyiHatiku pun masih berawanSeusai mendengar kabar duka darimu tadi malam​


Jawaban:

Musim Hujan

Di sini kasih.

Berbalut selimut menghangat raga.

Dingin terasa hingga sampai ke tangan.

Merambah mencari celah.

Hujan kali ini begitu berbeda.

Berbeda karena di ujung malam.

Sepi mencekam bosan.

Bermain kantuk membutakan mata

Ranting Kering

Kala itu aku merindu

Malam ketika sang rembulan nampak merona

Indah tatkala atap berhiaskan bintang gemerlap

Aku ingin sendiri

Pulang ketika kerumunan penuh hujjah tak bermakna

Bimbang tatkala keramaian tak mampu mengusir rasa rindu yang menjerat

Awan

Awan memang seperti kenangan

Isinya penuh air yang berat

Dan kalau sudah penuh: muram warnanya

Hitam, gelap, kadang petir

Menandakan kecamuk rindu

Hanya dengan mencurahkan isinya

Awan dan kenangan akan kembali bersih


40. Perhatikan puisi berikut. Hatiku Selembar Daun Hatiku selembar daun melayang jatuh dirumput; Nanti dulu, Biarkan aku sejenak terbaring di sini; ada yang masih ingin kupandang, yang selama ini senantiasa luput; sesaat adalah abadi sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi. Karya : Sapardt Djoko Damono Sebutkan majas dan imaji yang digunakan dalam puisi di atas!


Jawaban:

majas personifikasi (benda mati seolah hidup) pada bait pertama "hatiku selembar daun"

Penjelasan:


Video Terkait

Kategori b_indonesia