identifikasilah struktur batin dan struktur fisik pada puisi sajak matahari
1. identifikasilah struktur batin dan struktur fisik pada puisi sajak matahari
Unsur intrinsik puisi "Sajak Matahari" oleh WS Rendra.
Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang membangun puisi dari dalam, antara lain:
1. Tema
Tema adalah keseluruhan makna dalam puisi atau gagasan pokok yang mendasari pembuatan puisi.
2. Nada
Nada adalah bagaimana penulis puisi menggambarkan suasana hatinya. Nada tinggi dalam pembacaan puisi biasanya menggambarkan kemarahan, sedangkan nada rendah menggambarkan kesedihan. Selain itu, terdapat juga nada-nada yang menunjukkan protes, kebencian, keterkejutan, sindiran, dan lain-lain.
3. Rasa
Rasa adalah cara penulis menyentuh perasaan pembaca sehingga mampu mempengaruhi suasana hati pembaca. Dengan penyampaian yang tepat, seolah-olah pembaca dapat merasakan apa yang dirasakan oleh penulis.
4. Amanat
Puisi yang baik adalah yang mengandung makna dan pesan yang disampaikan pada pembaca. Puisi seakan memberi kesan istimewa yang mudah ditangkap oleh pembaca dan dapat mengajak pembaca untuk berbuat baik.
5. Diksi
Diksi adalah pemilihan kata-kata yang digunakan dalam puisi. Pemilihan kata-kata yang tepat dalam puisi akan membuat puisi memiliki makna yang istimewa.
6. Majas
Majas adalah gaya bahasa yang dipakai oleh penulis puisi. Penggunaan majas akan mempengaruhi keindahan bahasa dalam puisi. Macam-macam gaya bahasa yang dapat digunakan dalam puisi antara lain majas hiperbola, metafora, personifikasi, metonimia, dan lain-lain.
7. Irama
Irama atau sering juga disebut ritme adalah gambaran suasana hati penulis yang dinyatakan dalam bentuk pelafalan puisi. Biasanya irama dalam puisi berbentuk persamaan bunyi pada baris-baris tertentu dengan pola yang mudah ditangkap.
8. Imajinasi
Imajinasi adalah khayalan penulis puisi yang dapat mempengaruhi pembaca, sehingga seakan pembaca dapat melihat, mendengar, merasakan apa yang dirasakan oleh penulis puisi.
9. Rima
Rima adalah kesamaan pemilihan kata dalam beberapa bait sehingga membentuk bunyi yang enak didengar.
2. Analisislah struktur fisik dan batin puisi
dan malam pun tiba , ibu begitu gelap
3. Buatlah puisi dengan analisis struktur batin dan fisik
Jawaban:
struktur fisik puisi
1.perwajahan puisi
2.diksi
3.imaji
4.kata kongkret
5.bahasa figuratif
struktur batin puisi
1.tema(sense)
2.rasa(feeling)
3.nada(tone)
4.amanat(intention)
4. cermatilah puisi sajak matahari kemudian analisislah ansure pembangun puisi tersebut (unsure fisik dan unsure batin)
Jawaban:
matahari terbit di sebelah timur
Penjelasan:
karna adanya rotasih
5. Apa struktur Fisik dan Batin puisi?
Struktur fisik puisi:
Tema, perasaan, nada dan suasana, amanat
Struktur batin puisi:
Citraanstruktur fisik itu yang berasal dari keseluruhan kita, penampilan kita, kebiasaan kita.
struktur batin yang berasal dari dalam diri kita
6. setelah membaca puisi tersebut, analisislah unsur fisik yang membangun puisi sajak putih a.diksi. b.citraan. c.kata konkrit. d.rima2.sebut dan jelaskan unsur batin yg membangun puisi tersebut! a.tema b. nada dan suasana c.amanat jawab
Jawaban:
b.nada dan suasana
itu aja
7. sebutkan beberapa unsur puisi yang terkait dalam struktur fisik dan struktur batin puisi
1.Stuktur Fisik Puisi
-Perwajahan puisi (tipografi)
-diksi
-imaji
-kata kongret
-bahasa figuratif
-verifikasi
2.Stuktur Batin Puisi
-Tema/makna (sense)
-rasa (feeling)
-nada (tone)
-amanat/tujuan/maksud (atention)
semoga membantu :)
8. analisis struktur fisik dan struktur batin puisi senja di pelabuhan kecil
Jawaban:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rasa ingin tahu peneliti tentang puisi Chairil Anwar seseorang yang menjadikan puisi sebagai wahana untuk mengekspresikan ekspresi ekspresionisme dan realisme jiwa Chairil Anwar. Ekspresi jiwa dan puisi adalah dua hal yang sulit ditemukan korelasinya. Melalui puisi “Senja di Pelabuhan Kecil” ini, Chairil Anwar mengkristalkan ekspresi jiwanya yang tertampung dalam baris dan bait, sehingga menimbulkan ambiguitas makna di setiap struktur puisi. Rumusan masalah yang peneliti analisis dalam penelitian ini adalah bagaimana struktur batin yang tertanam dalam puisi? Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan struktur batin yaitu tema, nada dan perasaan, suasana, dan pesan. Dengan mengacu pada analisis struktur isi batin puisi dengan meninjaunya secara konkrit dan jelas. Metode yang disusun oleh peneliti adalah deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh berkenaan dengan analisis peneliti dapat disimpulkan bahwa puisi ini merupakan jenis lirik yang dikemas dengan perspektif yang berbeda, dibuktikan dengan tema luapan individu, soft tones dengan berbagai muatan pengalaman yang tiba-tiba serta berbagai sikap. tentang pengarang dan situasi batin yang mengelilinginya, cita rasa dan situasi yang mengelilinginya paling kanan dalam karya yang penuh dramatis, dan amanat pengarang serta pengarang yang menyampaikan keharusan substansial kepada pembaca.
Penjelasan:
KATA KUNCI
Puisi, Struktur Batin Puisi, Senja di Pelabuhan Kecil
Maaf kalau salah
Semoga Bermanfaat
Jadikan Jawaban Terbaik
9. Analisis lah puisi yang berjudul "kalian" karya sutardji Calzoum Bachri berdasarkan struktur fisik dan batin!
Puisi nya mana ka?
Coba tolong tambahkan teks puisi nya :)
10. Apa struktur Fisik dan Batin puisi?
Struktur fisik dan batin yang dimiliki puisi adlaah sebagai berikut:
Struktur FisikTema. Tema adalah sebuah bentuk dari gagasan pokok yang dimana akan dilakukan pengemukaan dari berbagai macam bentuk penyair dan juga pikiran untuk menjadi terciptanya sebuah puisi.Perasaan. Sebuah bentuk perasaan yang dimiliki oleh penyair didalam berbagai macma bentuk karya puisi yang dimiliki oleh dirinya sendiri.Nada. Nada adalah sbeuah bentuk dari sikap penyair untuk diberikan kepad apembaca yang dimana akan disebut sebagai nada puisi.Suasana. Suasana adalah sebauh bentuk dari keadaan jiwa yang dimana dimiliki oleh seorang pembaca setelah melakukan pembacaan daripada puisi maupun sebuah bentuk dari akibat dari psikologis yang dimana akan diciptakan daripada puisi itu sendiri terhadap pembacanya.Amanat. Merupakan sebuah pesan yang akan diberikan kepada pembaca dan pendengar baik itu secara tersirat maupun secara langsung.Batin PuisiCitraan. Gambaran dari angan yang dimana berada didalam sebauh sajak.Pelajari lebih lanjut1. Materi tentang Puisi terdiri atas puisi.........dan puisi...... https://brainly.co.id/tugas/14299105
2. Materi tentang Apa yang dimaksud dengan: -opini -puisi himne -puisi satire -puisi balada -puisi elegi https://brainly.co.id/tugas/2601654
3. Materi tentang Apa puisi rakyat sama puisi lama https://brainly.co.id/tugas/21629150
-----------------------------
Detil jawabanKelas: 8
Mapel: B. Indonesia
Bab: Bab 1 - Sastra
Kode: 8.1.1
#JadiRankingSatu
11. setelah membaca puisi sajak putih analisislah unsur fisik yang membangun puisi sajak putih a.diksi. b.citraan. c.kata konkrit. d.rima
Berikut ini analisis unsur fisik yang membangun dari Puisi Sajak Putih:
Diksi: "Sajak" merupakan kiasan suara hati si penyair, suara hati si aku, sedangkan "Putih" merupakan kiasan dari ketulusan, kejujuran, dan keikhlasan. Jadi, "Sajak Putih" sendiri berarti suara hati si aku yang sangat tuIus dan jujur. Pada bait I: “Warna pelangi” maksudnya yakni gambaran hati seorang pemuda yang sedang senang. “Bertudung sutra senja” maksudnya yakni gambaran pada sore hari. “Di hitam matamu kembang mawar dan melati” maksudnya yakni bola matanya yang indah. Pada bait II: “Sepi menyanyi” maksudnya yakni memohon (do’a) kepada Allah. “Muka kolam air jiwa” maksudnya yakni bersedih hati. “Dadaku memerdu lagu” maksudnya yakni berkata dalam hati. “Menari seluruh aku” maksudnya yakni menggambarkan rasa kegembiraan. Pada bait III: “Hidup dari hidupku, pintu terbuka” maksudnya yakni menggambarkan bahwa si aku merasa hidupnya penuh dengan kemungkinan dan ada jaIan keluar. “Selama matamu bagiku menengadah” maksudnya yakni kiasan bahwa si gadis masih mencintai si aku, mau memandang wajah si aku. “Selama kau darah mengaIir dari Iuka” maksudnya yakni hidup si aku penuh harapan seIama si gadis masih hidup wajar. “Antara kita Mati datang tidak membelah” maksudnya yakni menggambarkan sampai kematian tiba pun keduanya masih mencintai, dan tidak akan terpisahkan.Citraan: Citraan visual atau penglihatan: terlihat pada baris ke-2 dan ke-8 yaitu “Kau depanku dan menarik menari”. Citraan indera atau pencium: terlihat pada bait ke-4 “Harum rambutmu”. Citraan indera atau pendengaran: terlihat pada baris ke-5 yaitu “Sepi menyanyi”.Kata konkrit: Pada Puisi "Sajak Putih" ini ditemukan diksi berupa kata-kata konkret yang dapat membangkitkan citraan seperti pengIihatan, penciuman, dan juga pendengaran. Kata-kata konkret tersebut ini sangat jeIas menunjukan sikap tindakan baik dari penyair maupun dari pembaca. Kata-kata konkret tersebut memiIiki tujuan untuk menggambarkan unsur-unsur puisi secara tepat supaya pembaca dapat merasakan keadaan yang dirasakan penyair.Rima: Pada Puisi “Sajak Putih” secara keseluruhan didominasi dengan adanya vokal berupa /a/, /i/, dan /u/. Asonansi vokal /a/ terdapat pada baris puisi yakni baris 2, 4, 5, 6, 9, 10, 11, dan 12. Misalnya Asonansi vokal (a) yakni: “Kau depanku bertudung sutra senja” (baris ke-2 bait pertama). “Harum rambutmu mengaIun bergeIut senja” (baris ke-4 bait pertama). Sedangkan Asonansi vokal (i) yakni: “Bersandar pada tali warna pelangi” (bait pertama baris pertama). “Di Hitam matamu kembang mawar dan melati” (bait pertama baris ke-3).PembahasanDiksi sendiri iaIah makna kiasan yang harus dipahami secara seksama serta menyeIuruh,
Citraan dalam karya sastra berperan guna untuk menimbulkan pembayangan imajinatif bagi pembaca melalui ungkapan tidak langsung.
Pelajari lebih lanjut1. Materi tentang rima pada puisi
https://brainly.co.id/tugas/14795075
2. Materi tentang pencitraan puisi
https://brainly.co.id/tugas/6102937
3. Materi tentang diksi dalam puisi
https://brainly.co.id/tugas/10798065
-----------------------------
Detil jawabanKelas: 8
Mapel: B. Indonesia
Bab: Bab 1 - Sastra
Kode: 8.1.1
#AyoBelajar #SPJ2
12. sebutkan struktur fisik puisi dan struktur batin puisi
Jawaban:
struktur fisik puisi
-tipografi
-diksi
-imaji
-kata konkret
-gaya bahasa
-irama/rima
struktur batin dalam puisi
-tema dan amanat
-empati dan rasa
-nada dan suasana
Penjelasan:
semogabermanfaat:)
13. jelaskan struktur fisik puisi,struktur batin puisi secara lengkap dengan judul puisi SAJAK URAT LEHER.....mohon bantuannya kak terima kasih
Jawaban:
yaelah k tanya aja Ama golgel pasti dapat gk ada kata kosong
14. puisi dibentuk oleh struktur fisik dan struktur batin. struktur batin terdiri dari?
makna,rasa,nada,amanatmakna(per-bait,per-kata,per-baris ataupun seluruh),bahasa yang digunakan,rasa
semoga bermanfaat
15. buatlah puisi serta jenisnya dan struktur fisik dan batin
IBU
KAU peran istimewa dihatiku...
Kau memiliki banyak peran ....
Dari mengandung,menyusui,bahkan berkadang
aku tidak tahu bagaimana cara berterimakasih bagimu ...
Ibu ...
Kaulah kekuatanku...
Hingga suatu saat aku akan membanggakanmu ...
TERIMAKASIH IBU ,I LOVE YOU❤...
MAAF KLU SALAH YA ,I,M SORRY
16. Jelaskan yang dimaksud dengan struktur fisik puisi dan struktur batin puisi
Penjelasan:
Struktur fisik puisi adalah bentuk luar dari sebuah puisi, yang meliputi jumlah baris, jumlah kata dalam setiap baris, dan penggunaan tanda baca. Struktur fisik puisi juga dapat merujuk pada penggunaan rima, meter (irama), dan alinea.
Struktur batin puisi, atau struktur dalam puisi, adalah susunan ide, tema, dan emosi yang terkandung dalam sebuah puisi. Struktur batin puisi dapat meliputi bagaimana ide-ide tersebut terhubung satu sama lain, bagaimana emosi dipancarkan, dan bagaimana tema puisi terungkap. Struktur batin puisi juga dapat mencakup penggunaan simbol, metafora, dan alusi dalam puisi.
17. struktur fisik dan batin puisi adalah
struktur fisik:perwajahan puisi(tipografi),diksi,imaji,kata kongkret,bahasa fitugrafi,verifikasi
struktur batin puisi:tema/makna(sense),rasa(feling),nada(tone),amanat(itentation)
struktur fisik dan batin puisi adalah unsur - unsur yang terdapat di dalam sebuah puisi.
struktur fisik meliputi tema, perasaan, nada dan suasana, serta amanat.
sedangkan struktur batin yaitu citraan yang merupakan gambaran angan dalam sajak.
18. analisislah struktur batin puisi tersebut
B. Struktur Batin Puisi
1. Tema /sense
Tema/makna (sense); media puisi adalah bahasa. Tataran bahasa adalah hubungan tanda dengan makna, maka puisi harus bermakna, baik makna tiap kata, baris, bait, maupun makna keseluruhan. Di dalam puisi Aku ini bertemakan tentang perjuanagan seorang “Aku” dan penulis akan menganalisis tiap bait pada puisi ini
2. Rasa/Perasaan/ feeling
Rasa (feeling), yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair, misalnya latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis dan psikologis, dan pengetahuan. Feeling atau Rasa merupakan salah satu unsur isi yang dapat mengungkapkan sikap penyair pada pokok persoalan puisi. Pada puisi di atas merupakan eskpresi jiwa penyair yang menginginkan kebebasan dari semua ikatan. Di sana penyair tidak mau meniru atau menyatakan kenyataan alam, tetapi mengungkapkan sikap jiwanya yang ingin berkreasi. Sikap jiwa “jika sampai waktunya”, ia tidak mau terikat oleh siapa saja, apapun yang terjadi, ia ingin bebas sebebas-bebasnya sebagai “aku”. Bahkan jika ia terluka, akan di bawa lari sehingga perih lukanya itu hilang. Ia memandang bahwa dengan luka itu, ia akan lebih jalang, lebih dinamis, lebih vital, lebih bergairah hidup. Oleh sebab itu “Aku” ingin hidup seribu tahun lagi. Semuanya itulah eksprsesi jiwa seorang pengarang yaitu Chairil Anwar.
3. Tone/Nada
Nada (tone), yaitu sikap penyair terhadap pembacanya, nada juga berhubungan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menyampaikan tema dengan nada menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca untuk memecahkan masalah, menyerahkan masalah begitu saja kepada pembaca, dengan nada sombong, menganggap bodoh dan rendah pembaca, dll. Di sini ada sedikit perbedaan antara feeling dan tone itu kalau feeling menggambarkan sikap penyair kepada pokok persoalan puisinya, sedangkan tone atau nada merupakan unsur isi yang menggambarkan sikap penyair kepada pembacanya. Dalam Puisi ‘Aku’ terdapat kata ‘Tidak juga kau’, Kau yang dimaksud dalam kutipan diatas adalah pembaca atau penyimak dari puisi ini. Ini menunjukkan betapa tidak pedulinya Chairil dengan semua orang yang pernah mendengar atau pun membaca puisi tersebut, entah itu baik, atau pun buruk. Disamping Chairil ingin menunjukkan ketidakpeduliannya kepada pembaca, dalam puisi ini juga terdapat pesan lain dari Chairil, bahwa manusia itu itu adalah makhluk yang tak pernah lepas dari salah. Oleh karena itu, janganlah memandang seseorang dari baik-buruknya saja, karena kedua hal itu pasti akan ditemui dalam setiap manusia. Selain itu, Chairil juga ingin menyampaikan agar pembaca tidak perlu ragu dalam berkarya, berkaryalah dan biarkan orang lain menilainya, seperti apa pun bentuk penilaian itu kita terima dengan rasa percaya diri dan sebagai pertimbangan kebaikan dalam menciptakan karya selanjutnya.
4. Amanat
Amanat/tujuan/maksud (itention) yaitu tujuan yang mendorong penyair menciptakan puisi, tujuan tersebut bisa dicari sebelum penyair menciptakan puisi, maupun dapat ditemui dalam puisinya. Amanat dalam Puisi ‘Aku’ karya Chairil Anwar yang dapat penulis simpulkan yaitu :
· Manusia harus tegar, kokoh, terus berjuang, pantang mundur meskipun rintangan menghadang.
· Manusia harus berani mengakui keburukan dirinya, tidak hanya menonjolkan kelebihannya saja.
· Manusia harus mempunyai semangat untuk maju dalam berkarya agar pikiran dan semangatnya itu dapat hidup selama-lamanya.
19. Jelaskan yang dimaksud dengan struktur fisik puisi dan struktur batin puisi
menurutku sih pengertian struktur fisik Perwajahan puisi (tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi.
kalo yang batin berhubungan dengan penghayatan.
20. Carilah sebuah teks puisi dari berbagai sumber! Amati dan analisislah berdasarkan struktur fisik dan batin puisi!
jawaban:
Telah kutulis jejak hujan
Pada rambut dan kulitmu yang basah.
Kuntum Demi kuntum kesepian yang mekar seluas kalbu
Dipetik hangat percakapan juga gerak sukma
Yang saling memahami gairah terpendam
Dialirkan sungai ke muara
Sesaat kita larut dalam keheningan
Cinta membuat kita betah hidup di bumi
Ekor cahaya berpantulan dalam matamu
Seperti lengkung pelangi
Sehabis hujan menyentuh telaga inikah musim semi yang sarat nyanyian
Juga tarian burung-burung itu?Kerinduan bagai awah gunung berapi
Sarat letupan.
Lalu desah nafasmu
puisi adalah gelombang lautan
Yang menghapus jejak hujan
Di pantai hatiku
Begitulah jejak hujan
Pada kulit dan rambutmu
Menghapus jarak dan bahasa Antara kita berdua
penjelasan:
#struktur fisik
a. Kata Kuntum pada baris kedua setelah titik dan tidak diikuti kata lain menggambarkan bahwa kesendiri dan merasa sangat kesepian. Pada baris selanjutnya dapat kita maknai bahwa orang yang sendiri tersebut ternyata sedang dilanda rasa rindu.
b. Pada bait ke dua dan bait ke tiga, susunan tidak beraturan tetapi terkesan indah. Keindahan yang dinikmati dari sebuah kebersamaan.
c. Pada bait ketiga ketidakberaturan ini mewakili tarian burung-burung dan juga awah gunung berapi serta gelombang lautan.
Tema
Dalam puisi ini penyair mengangkat tema tentang kerinduan kepada kekasih. Terbukti pada baris-baris puisi berikut ini:
Kuntum
Demi kuntum kesepian yang mekar seluas kalbu
Kemudian dikuatkan lagu lewat baris puisi berikut:
Kerinduan bagai awah gunung berapi
Sarat letupan.
Karena kerinduan yang amat sangat kepada sang kekasih sehingga penyair membayangkan kekasihnya di kala hujan gerimis.
#Struktur batin
Diksi
Pemilihan kata oleh penyair. Karena puisi bersifat pemadatan, maka pilihan kata harus sesuai dan menimbulkan suatu yang estetis. Pemilihan kata juga harus mewakili makna yang akan disampaikan. Dalam menciptakan karyanya, penyair seringkali memasukkan kata-kata yang sulit kita telaah dan kita mengerti maksudnya. Dalam puisi Nyanyian Gerimis terdapat kata Ekor cahaya yang maknanya kilatan cahaya, berpantulanyang bermakna pancaran mata yang berbinar-binar, juga terdapat kata tarian burung-burungdan Di pantai hatiku yang terkesan indah dan penuh makna
Perasaan
Mengemukakan usaha si aku yang akan cinta dan pengagumannya terhadap seorang gadis, yang dikisahkan sebagai kuntum/bunga (gadis). Si aku merasakan jatuh cinta dengan gadis itu, membayangkan setiap keindahan yang terjadi. rasa rindu yang kerap melanda si aku hingga ia merasa tidak ingin meninggalkan sang gadis tercinta.
follow aku ya
semoga membantu
21. tulislah sebuah puisi dengan memperhatikan struktur fisik dan struktur batin
Puisi adalah sebuah karya sastra Indonesia yang terikat dengan berbagai unsur pembangunnya mulai dari larik, bait, rima, diksi, majas, dan lain sebagainya. JIka ditinjau dari periode sumbernya, puisi merupakan karya sastra yang berasal dari dua periode yang berbeda: sastra lama dan baru. Puisi lama yang berasal dari sastra lama merupakan varian puisi yang erat dengan gaya sastra Melayu atau sastra lama. Adapun puisi yang berasal dari periode baru dikenal dengan nama puisi baru atau kontemporer.
PembahasanPada kesempatan ini, soal meminta kitauntuk menyajikan sebuah puisi dengan memperhatikan struktur fisik dan batin. Berikut kakak akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut.
INDONESIAKU
Indonesiaku
tanah yang satu, tanah yang kurindu
tanah yang kaya
tanah yang bernilai
Indonesiaku,
tempat satu bangsa besar hidup
satu bangsa yang hormati sejarahnya
hormati perjuangan para pahlawannya
Indonesiaku,
tempat keberagaman dihormati
perbedaan dirangkul
bukan jadi alasan perpecahan
itulah Indonesiaku
sebuah tempat yang indah
tempat yang selalu kurindukan
tak pernah ku ingin berpaling darinya
Pelajari lebih lanjutPada materi ini, kamu dapat belajar tentang puisi:
https://brainly.co.id/tugas/2072217
Detil jawabanKelas: VIII
Mata pelajaran; Bahasa Indonesia
Bab: Bab 1 - Sastra
Kode kategori: 8.1.1
Kata kunci: puisi, struktur, fisik, batin, sastra Indonesia, karya sastra Indonesia, unsur pembangun fisik, unsur pembangun batin
22. tolongg bantuu! Tugas. Tulislah puisi judul bebas.dan analisislah berdasarkan 1.Struktur fisik puisi 2.Struktur batin puisi
Jawaban:
Puisi Adinda (Cipt. Nazril Irham)
Malam berseri, indah damai dalam hati
Kau berikan rasa ini hingga dapat ku bermimpi
Tentang maaf yang bersemi
Tentang cinta yang tak letih
Dan kuharapkan kau kasih
Tak perlu bertengkar lagi
Tak perlu menangis lagi
Biarkan kita mengalir sampai nanti
23. apa struktur fisik dan struktur batin dari puisi asaku karya Wahyuningsih
Penjelasan:
fisik adalah suatu pikira
24. Buatlah puisi dengan tema " VIRUS CORONA" . Kemudian analisis berdasarkan struktur fisik dan struktur batin
Jawaban:
virus Corona
Corona kau memang tidak terlihat,
tetapi wabah mu sangat cepat menyebar di
dunia.
Ribuan Orang melayang karenamu,
seluruh orang menakutimu dan segera mencari
penawar untuk membunuh mu.
Corona ...
cepat pergilah engkau dari bumi.
Cukup sudah kau menghancurkan bumi.
Cukup sudah kau menghancurkan ekonomi
bumi ini.
Cukup sudah engkau melayangkan jiwa-jiwa
manusia yang tidak bersalah.
Corona aku sudah berdoa kepada Tuhanku,
Agar engkau pergi dan menjauh dari bumi ini.
aku yakin Tuhan akan mengabulkan doa-doa ku,
pergilah engkau corona.
sturuktur fisik :
tema : virus corona
Perasaan : sedih dan berharap
Nada : sedih dan mengiris hati
Suasana :sedih bercampur Haru dan berharap akan Tuhan yang maha kuasa untuk menghapus virus Corona.
Amanat : kita harus menjaga kesehatan karena Corona inilah kita mengetahui kesehatan itu mahal
Stuktur Batin :
Citraan : Corona semoga engkau cepat
pergi dari bumi ini.
25. analisis unsur pembangunan puisi "persahabatan sejati"! jelaskan struktur batin dan struktur fisik puisi tersebut
Jawaban:
structure batin, : seindahnya tali persahabtan ini
26. tuliskan puisi tentang covid yg mengandung diksi ,imaji ,majas. dan analisis struktur fisik dan batin
Pengertian Puisi
Puisi datang dari bahasa Yunani, yaitu Poet yang berarti orang yang mencipta sesuatu lewat imajinasi.
27. Buatlah puisi dengan analisis struktur batin dan fisik
Jawaban:
Jalan hidup ini memanglah berliku dan terjal
bagaikan tebing tanpa titian dan pegangan
hanya seutas tali yang di’ikatkan pada pinggang
sebagai penopang agar mampu untuk mendakinya
“kehati-hatian jadi penunjuk jalan”
kewaspada’an jadi sebuah pedoman karna bila
sekali saja terjatuh maka imanlah yang melayang
sekali terjerumus maka keyakinan mulai sirna
“ TUHAN..’’
bimbinglah kami dalam mengarungi perjalan hidup ini
agar kami tak terjatuh dan terjerumus kedalam
jurang kehancuran
yang mungkin kelak menyebabkan diri kami tiada arti
yang pada akhirnya iman dada kami ikut mati’’
“ TUHAN..’’ kuatkanlah tali pengikat keyakinan kami
jangan sampai terputus oleh keadaan
kuatkanlah pijakan kami jangan sampai terpeleset
dan jatuh kedalam jurang kehancuran
AAMIN...
SEMOGA MEMBANTU
28. Buatlah puisi dengan analisis struktur batin dan fisik
Berikut adalah sebuah puisi beserta analisis struktur batin dan fisiknya:
Bait 1
Badai itu datang berkala
Kau berlari; melarikan diri
Namun tetaplah ia
Melahap ketidaksadaranmu
Bait 2
Tornado mengganas
Langit meranggas
Langit-langit melayang
Hujan darah menggenang
Bait 3
Lalu itu: gempa bumi
Lalu itu: pijar lava
Lalu itu: jamur beracun
Lalu itu: kilatan petir
Dan panggilan dari seseorang yang telah mati
Struktur batin dari puisi tersebut antara lain:
Tema: Kemanusiaan.Amanat: Kita harus terus berjuang meskipun dihadang oleh banyak tantangan dan mimpi buruk.Nada: Penyair ingin menyampaikan mimpi-mimpi buruk dan keputusasaannya kepada pembaca.Sedangkan struktur fisiknya sendiri antara lain:
Diksi: Penulis menggunakan kata-kata populer dan kata-kata simbolik seperti: gempa bumi, pijar lava, jamur beracun, dan kilatan petir.Rima: Puisi didominasi oleh bunyi efoni (diakhiri huruf a, i, u) dan bunyi sengau (diakhiri –un dan –ng).Majas: Majas yang sering digunakan adalah majas repetisi, yang terlihat dari pengulangan kata lalu itu.Tipografi: Tidak ada bentuk khusus yang dihasilkan puisi.Imaji: Penglihatan (tornado, langit, hujan, lava, jamur, kilatan petir), pendengaran (panggilan dari seseorang), rabaan (gempa bumi).PembahasanPuisi adalah sebuah jenis karya sastra yang paling mementingkan aspek keindahan. Dalam puisi kita mengenal struktur fisik dan struktur batin.
Struktur fisik adalah metode penulisan puisi yang bisa diamati dari rupa fisiknya. Sedangkan struktur batin puisi adalah hakikat dan makna dari puisi tersebut.
Pelajari lebih lanjutMateri tentang pengertian puisi https://brainly.co.id/tugas/5674352Materi tentang jenis puisi https://brainly.co.id/tugas/14299105Materi tentang puisi lama dan puisi baru https://brainly.co.id/tugas/26348815Detail jawabanKelas : 8
Mapel : Bahasa Indonesia
Bab : Sastra
Kode : 8.1.1
#AyoBelajar
29. buat lah puisi yng ad analisis struktur fisik dan struktur batin
Jawaban:
Judul Puisi: Gelap
Gelap, hampa dan sunyi
Menghadirkan ketakutan di dalam jiwa
Sepi, dingin dan membeku
Membentuk lapisan-lapisan rasa takut
Struktur Fisik:
Puisi ini terdiri dari empat baris setiap baitnya dan terdiri dari empat bait. Tiap baris memiliki enam hingga tujuh suku kata. Puisi ini tidak memiliki rima atau irama yang jelas dan terkesan bebas.
Struktur Batin:
Puisi ini menggambarkan suasana kegelapan yang menakutkan dan menyebabkan perasaan sepi dan dingin. Hal ini menunjukkan kesepian dan kekosongan dalam diri seseorang yang dapat menghadirkan ketakutan dalam jiwa. Puisi ini menunjukkan bahwa kegelapan dapat membentuk lapisan-lapisan rasa takut dalam diri seseorang.
Analisis:
Puisi ini menggambarkan perasaan seseorang yang merasa kesepian dan ketakutan di dalam dirinya. Struktur fisik yang bebas dan tidak beraturan mencerminkan ketidakpastian dan kekosongan yang dirasakan oleh subjek puisi. Struktur batin puisi menunjukkan bahwa suasana kegelapan dapat menghadirkan perasaan takut dan kekosongan dalam diri seseorang.
jika sesuai tolong bantu jadikan jawaban tercerdas ya. terimakasih sehat selalu
30. Sebutkan perbedaan struktur fisik puisi dan sturktur batin puisi
Jawaban:
kalo struktur fisik puisi itu membawa tentang fisik tapi kalo struktur batin itu membawa batin
kalo salah kasi bintang y
31. Jelaskan yang dimaksud dengan struktur fisik dan batin puisi!
Jawaban:
&
Penjelasan:
1. Struktur Fisik Puisi
Struktur fisik puisi adalah unsur pembangun puisi yang bersifat fisik atau nampak dalam bentuk susunan kata-katanya. Struktur fisik puisi terdiri dari beberapa macam, yaitu:
(1) Perwajahan puisi (tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi.
(2) Diksi, yaitu pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-kata dapat mengungkapkan banyak hal, maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata.
(3) Imaji, yaitu kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, medengar, dan merasakan seperti apa yang dialami penyair.
(4) Kata kongkret, yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji. Kata-kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. Misal kata kongkret “salju: melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dll., sedangkan kata kongkret “rawa-rawa” dapat melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan, dll.
(5) Bahasa figuratif, yaitu bahasa berkias yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu. Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna. Bahasa figuratif disebut juga majas. Adapaun macam-amcam majas antara lain metafora, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, hingga paradoks.
(6) Verifikasi, yaitu menyangkut rima, ritme, dan metrum.Rima adalah persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah, dan akhir baris puisi. Rima mencakup:Onomatope adalah kata tiruan bunyi, msl "kokok" merupakan tiruan bunyi ayam, "cicit" merupakan tiruan bunyi tikus.Bentuk intern pola bunyi yang terdiri dari aliterasi, asonansi, persamaan akhir, persamaan awal, sajak berselang, sajak berparuh, sajak penuh, repetisi bunyi (kata), dan sebagainya.Pengulangan kata/ungkapan.Ritma (ritme; irama) adalah alunan yg terjadi krn perulangan dan pergantian kesatuan bunyi dl arus panjang pendek bunyi, keras lembut tekanan, dan tinggi rendah nada; ritmeMetrum adalah ukuran irama yg ditentukan oleh jumlah dan panjang tekanan suku kata dl setiap baris; pergantian naik turun suara secara teratur, dng pembagian suku kata yg ditentukan oleh golongan sintaksis
2. Struktur Batin Puisi
Struktur batin puisi adalah unsur pembangun puisi yang tidak tampak langsung dalam penulisan kata-katanya. Struktur batin puisi dapat dikelompokkan sebagai berikut:
(1) Tema/makna (sense)Tema adalah pokok pikiran; dasar cerita (yg dipercakapkan, dipakai sbg dasar mengarang, menggubah/mengarang sajak, dsb). Media puisi adalah bahasa. Maka puisi harus bermakna, baik makna tiap kata, baris, bait, maupun makna keseluruhan.
(2) Rasa (feeling)Rasa yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair, misalnya latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis dan psikologis, dan pengetahuan. Kedalaman pengungkapan tema dan ketepatan dalam menyikapi suatu masalah tidak bergantung pada kemampuan penyair memilih kata-kata, rima, gaya bahasa, dan bentuk puisi saja, tetapi lebih banyak bergantung pada wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan kepribadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologis dan psikologisnya.
(3) Nada (tone),Nada yaitu sikap penyair terhadap pembacanya. Nada juga berhubungan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menyampaikan tema dengan nada menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca untuk memecahkan masalah, menyerahkan masalah begitu saja kepada pembaca, dengan nada sombong, menganggap bodoh dan rendah pembaca, dll.
(4) Amanat/tujuan/maksud (itention)Amanat adalah gagasan yg mendasari karya sastra; pesan yg ingin disampaikan pengarang kpd pembaca atau pendengar. Sadar ataupun tidak, ada tujuan yang mendorong penyair menciptakan puisi. Tujuan tersebut bisa dicari sebelum penyair menciptakan puisi, maupun dapat ditemui dalam puisinya.
semoga bermanfaat...
32. Jelaskan yang dimaksud dengan struktur fisik puisi dan struktur batin puisi
Struktur fisik puisi adalah unsur pembangun puisi yang bersifat fisik atau nampak dalam bentuk susunan kata-katanya.
Struktur batin puisi adalah unsur pembangun puisi yang tidak tampak langsung dalam penulisan kata-katanya.
33. struktur fisik dan struktur batin puisi
struktur Fisik Puisi:
*unsur biografi yaitu latar belakang atau riwayat hidup penyair
*unsur nilai,seperti nilai ekonomi,politik,sosial,adat istiadat,budaya.
*unsur kemasyarakatan seperti situasi sosial ketika puisi itu di buat.
Struktur batin puisi:
Tema
Perasaan
Nada
Amanat1. Struktur Fisik Puisi
(1) Perwajahan puisi (tipografi),
(2) Diksi,
(3) Imaji,
(4) Kata kongkret,
(5) Bahasa figuratif
(6) Verifikasi
2. Struktur Batin Puisi
(1) Tema/makna (sense)
(2) Rasa (feeling)
(3) Nada (tone),
(4) Amanat/tujuan/maksud (itention)
34. Analisislah unsur fisik dan batin puisi yang berjudul Sajak Buat Negara disertai bukti kutipan/ penjelasannya.
Puisi adalah sebuah bentuk karya sastra yang mengandung rima dan irama, penyusunan bait dan barisnya menggunakan pemilihan kata yang indah dan cermat. Terdapat dua unsur penting di dalam sebuah puisi, yaitu unsur fisik dan unsur batin. Unsur fisik puisi terdiri dari tipografi, diksi, gaya bahasa, citraan, rima, larik dan bait. Sedangkan unsur batin puisi terdiri dari tema, nada, rasa dan amanat.
Pembahasan
Analisis unsur fisik dan batin puisi "Sajak Bagi Negaraku" karya Kriapur.
Unsur Fisik :
Tipografi : Puisi karya Kriapur tersebut terdiri atas 3 bait. Setiap baitnya banyak menggunakan sajak "a a" sebagaimana terlihat dalam bait pertama seluruh baris berakhiran vokal "a." Diksi : Kriapur dalam puisinya yang berjudul "Sajak Bagi Negaraku" tersebut menggunakan pilihan kata atau diksi yang lugas dan tegas. Diksinya tersebut memberikan penekanan pada setiap katanya, sehingga berhasil membuat semua yang diucapkan dalam puisi seolah akan sungguh terjadi.Imaji (citraan) : Imaji visual atau penglihatan ertuang dalam kalimat "semua terhampar biru di bawah langitnya." Pembaca diajak seolah menyaksikan hamparan pemandangan di bawah langit negerinya. Imaji auditif atau pendengaran juga tertuang dalam kalimat "semua akan menangis." Penulis seolah mengajak pembaca untuk berada dalam suasana suram dengan telinganya yang lenuh suara tangisan.Majas (gaya bahasa) : Majas yang digunakan dalam puisi tersebut adalah majas personifikasi. Majas personifikasi ditunjukkan dalam kalimat "siang akan meledak dengan mataharinya," yang membuat siang dan matahari sebagai benda mati seolah-olah hidup.Unsur Batin :
Tema : Puisi tersebut bertemakan "cinta tanah air." Rasa : Rasa yang diciptakan oleh penulis dalam puisi tersebut adalah kekhawatiran dan kewaspadaan. Penulis menuangkan kekhawatiran terhadap bumi negaranya yang berharga dan mungkin sedang terancam teraebut.Amanat : Amanat yang dapat dipetik dari puisi tersebut adalah pesan untuk menjaga negara kita tercinta, bumi yang sangat berharga untuk kehidupan kita. Jangan biarkan negerimu rusak atas perbuatanmu sendiri atau bahkan ulah orang lain, jagalah negaramu sebaik yang kamu bisa.Pelajari lebih lanjut :
Pelajari lebih lanjut mengenai unsur-unsur puisi pada link https://brainly.co.id/tugas/162577?referrer=searchResults
#BelajarBersamaBrainly #SPJ1
35. Apa yang dimaksud dengan puisi,struktur batin&fisik puisi
Puisi adalah bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris yang bahasanya terlihat indah dan penuh makna.
Struktur fisik puisi adalah unsur pembangun puisi yang bersifat fisik atau nampak dalam bentuk susunan kata-katanya. Struktur fisik puisi terdiri dari beberapa macam yaitu : -tipografi,Diksi,Imaji,Kata kongkret,Bahasa figuratif, Verifikasi,
Struktur Batin Puisi
Struktur batin puisi adalah unsur pembangun puisi yang tidak tampak langsung dalam penulisan kata-katanya. Struktur batin puisi dapat dikelompokkan sebagai berikut:
(1) Tema/makna (sense)
Tema adalah pokok pikiran; dasar cerita (yg dipercakapkan, dipakai sbg dasar mengarang, menggubah/mengarang sajak, dsb). Media puisi adalah bahasa. Maka puisi harus bermakna, baik makna tiap kata, baris, bait, maupun makna keseluruhan.
(2) Rasa (feeling)
Rasa yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair, misalnya latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis dan psikologis, dan pengetahuan. Kedalaman pengungkapan tema dan ketepatan dalam menyikapi suatu masalah tidak bergantung pada kemampuan penyair memilih kata-kata, rima, gaya bahasa, dan bentuk puisi saja, tetapi lebih banyak bergantung pada wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan kepribadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologis dan psikologisnya.
(3) Nada (tone),
Nada yaitu sikap penyair terhadap pembacanya. Nada juga berhubungan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menyampaikan tema dengan nada menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca untuk memecahkan masalah, menyerahkan masalah begitu saja kepada pembaca, dengan nada sombong, menganggap bodoh dan rendah pembaca, dll.
(4) Amanat/tujuan/maksud (itention)
Amanat adalah gagasan yg mendasari karya sastra; pesan yg ingin disampaikan pengarang kpd pembaca atau pendengar. Sadar ataupun tidak, ada tujuan yang mendorong penyair menciptakan puisi. Tujuan tersebut bisa dicari sebelum penyair menciptakan puisi, maupun dapat ditemui dalam puisinya.
36. apa sajakah struktur fisik dan batin sebuah puisi
Struktur Fisik Puisi
Struktur fisik puisi adalah unsur pembangun puisi yang bersifat fisik atau nampak dalam bentuk susunan kata-katanya. Struktur fisik puisi terdiri dari beberapa macam, yaitu:
(1) Perwajahan puisi (tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi.
(2) Diksi, yaitu pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-kata dapat mengungkapkan banyak hal, maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata.
(3) Imaji, yaitu kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, medengar, dan merasakan seperti apa yang dialami penyair.
(4) Kata kongkret, yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji. Kata-kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. Misal kata kongkret “salju: melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dll., sedangkan kata kongkret “rawa-rawa” dapat melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan, dll.
(5) Bahasa figuratif, yaitu bahasa berkias yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu. Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna. Bahasa figuratif disebut juga majas. Adapaun macam-amcam majas antara lain metafora, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, hingga paradoks.
(6) Verifikasi, yaitu menyangkut rima, ritme, dan metrum.
Rima adalah persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah, dan akhir baris puisi. Rima mencakup:
Onomatope adalah kata tiruan bunyi, msl "kokok" merupakan tiruan bunyi ayam, "cicit" merupakan tiruan bunyi tikus.
Bentuk intern pola bunyi yang terdiri dari aliterasi, asonansi, persamaan akhir, persamaan awal, sajak berselang, sajak berparuh, sajak penuh, repetisi bunyi (kata), dan sebagainya.
Pengulangan kata/ungkapan.
Ritma (ritme; irama) adalah alunan yg terjadi krn perulangan dan pergantian kesatuan bunyi dl arus panjang pendek bunyi, keras lembut tekanan, dan tinggi rendah nada; ritme
Metrum adalah ukuran irama yg ditentukan oleh jumlah dan panjang tekanan suku kata dl setiap baris; pergantian naik turun suara secara teratur, dng pembagian suku kata yg ditentukan oleh golongan sintaksis
2. Struktur Batin Puisi
Struktur batin puisi adalah unsur pembangun puisi yang tidak tampak langsung dalam penulisan kata-katanya. Struktur batin puisi dapat dikelompokkan sebagai berikut:
(1) Tema/makna (sense)
Tema adalah pokok pikiran; dasar cerita (yg dipercakapkan, dipakai sbg dasar mengarang, menggubah/mengarang sajak, dsb). Media puisi adalah bahasa. Maka puisi harus bermakna, baik makna tiap kata, baris, bait, maupun makna keseluruhan.
(2) Rasa (feeling)
Rasa yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair, misalnya latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis dan psikologis, dan pengetahuan. Kedalaman pengungkapan tema dan ketepatan dalam menyikapi suatu masalah tidak bergantung pada kemampuan penyair memilih kata-kata, rima, gaya bahasa, dan bentuk puisi saja, tetapi lebih banyak bergantung pada wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan kepribadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologis dan psikologisnya.
(3) Nada (tone),
Nada yaitu sikap penyair terhadap pembacanya. Nada juga berhubungan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menyampaikan tema dengan nada menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca untuk memecahkan masalah, menyerahkan masalah begitu saja kepada pembaca, dengan nada sombong, menganggap bodoh dan rendah pembaca, dll.
(4) Amanat/tujuan/maksud (itention)
Amanat adalah gagasan yg mendasari karya sastra; pesan yg ingin disampaikan pengarang kpd pembaca atau pendengar. Sadar ataupun tidak, ada tujuan yang mendorong penyair menciptakan puisi. Tujuan tersebut bisa dicari sebelum penyair menciptakan puisi, maupun dapat ditemui dalam puisinya.- Struktur fisik puisi adalah unsur pembangun puisi yang bersifat fisik atau nampak dalam bentuk susunan kata - katanya.
- Susunan batin puisi adalah unsur pembangun yang tidak tampak langsung dalam penulisan kata - katanya.
Semoga bermanfaat :)
37. sebutkan struktur fisik dan struktu batin dalam puisi
#struktur fisik
1. diksi/pilihan kata
2. majas /gaya bahasa
3. Rima dan Irama
#struktur batin
1. tema dan amanat
2. empati dan rasa
3. nada dan suasana
38. jelaskan struktur fisik dan struktur batin puisi dan contohnya
Jawaban:
1. Tema
Tema merupakan gagasan pokok yang dikemukakan oleh penyair, atau pikiran yang menjiwai dan melandasi penciptaan pusi. Tema-tema puisi misalnya cinta, ketuhanan, kemanusiaan, patriotisme, perjuangan dan masalah sosial.
2. Perasaan
Perasaan penyair ikut terekspresikan dalam karya puisinya. Perasaan ini harus dapat dihayati oleh pembaca. Perasaan penyair dalam menghadapi persoalan/tema sangat dipengaruhi oleh sikapnya. Sikap penyair bisa berupa rasa tidak senang, benci, rindu, setia kawan dan sebagainya.
3. Nada dan Suasana
Sikap Penyair kepada pembaca disebut nada puisi. Penyair kadang bersikap ingin menggurui, mnasihati, mengejek, menyindir atau bersikap biasa saja.
Suasana adalah keadaan jiwa pembaca setelah membaca puisi atau akibat psikologis yang ditimbulkan puisi itu terhadap pembaca. Nada dan suasana puisi saling berhubungan karena nada puisi akan menimbulkan suasana bagai pembacanya. Nada duka akan menimbulkan suasana iba, nada kritik akan menimbulkan suasana pemberontakan, nada ketuhanan akan menimbulkan suasana khusyuk dan sebagainya.
4. Amanat
Amanat adalah pesan pengarang kepada pembaca, baik tersurat meupun tersirat yang disampaikan melalui karyanya. Amanat yang hendak disampaikan oleh penyair dapat ditelaah setelah memahami tema, rasa dan nada puisi tersebut.
Puisi Diponegoro karya Chairil Anwar yang bertema patriotisme misalnya, dapat ditafsirkan amanatnya sebagai berikut.
a. Di masa pembangunan ini, hendaknya kita mencontoh sikap patriotik Pangeran Diponegoro.
b. Perlu kita yakini, bila kita mengalah terhadap penjajah, jiwa kita akan direndahkan.
c. Sikap patriotik harus dikobarkan untuk melanjutkan pembangunan ini.
Struktur Batin Puisi
Citraan
Citraan adalah gambaran-gambaran angan dalam sajak. Citraan biasanya berupa gambaran sebuah objek yang tampak oleh mata batin kita, tetapi dapat juga berupa hal-hal yang merangsang panaindra lain, seperti pendengaran, penciuman, penglihatan dan perasaan.
Citraan yang timbul oleh penglihatan disebut citra penglihatan (visual). Citraan peglihatan memberi rangsangan kepada indra penglihatan, hingga hal-hal yang tak terlihat seolah olah terlihat.
Citraan yang dihasilkan dengan menyebutkan atau menguraikan bunyi suara disebut citraan pendengaran (citraan auditif). Citraan rabaan (citraan taktil) adalah citraan yang ditimbulkan gambar angan yang dapat dihayati dengan indra peraba. Sedangkan citraan yang menggambarkan sesuatu yang sesungguhnya tidak bergerak, tetapi dilukiskan dapat bergerak, disebut citraan gerak.
Jawaban:
Struktur fisik puisi:
1. Rima atau irama adalah persamaan bunyi yang terdapat pada puisi
2. Imaji merupakan suatu kata atau susunan kata kata yang mampu digunakan untuk mengungkapkan pengalaman indrawi
3. Diksi merupakan pemilihan beberapa kata yang dilakukan penyair dalam karya puisinya
4. Kata konkret adalah kata yang dapat ditangkap dgn menggunakan Indra yg dapat memungkinkan munculnya imaji.
5. Gaya bahasa adalah kata yang dapat ditangkap dgn menggunakan efek,serta menimbulkan konotasi tertentu
6. Tipografi adalah bentuk puisi,seperti pada halaman yg tidak dipenuhi dgn kata"
Struktur batin puisi:
1. Tema atau makna media puisi adalah bahasa
2. Rasa merupakan sikap penyair terhadap suatu pokok permasalahan yg ada dlm puisinya
3. Nada atau tone merupakan sikap penyair terhadap pembacanya,serta nada berhubungan dgn tema dan rasa
4. Amanat merupakan pesan yang ingin disampaikan dari penyair kpd pembaca puisi tersebut
39. Sebutkan struktur fisik puisi dan struktur batin puisi !
Jawaban:
Puisi terdiri dari struktur batin dan struktur fisik. Struktur batin puisi berupa tema, perasaan, nada, suasana dan amanat. Sedangkan struktur fisik puisi berupa diksi, citraan (pengimajian), majas dan tipografi puisi.
Penjelasan:
maaf kalau salah
semangat belajar nya
40. Analisislah struktur fisik dan batin dari puisi krawang bekasi?
Gambar terlampir
[tex]\blue{ \boxed { \boxed{ \orange{\purple s \green e \purple m \green o \purple g \green a \: \purple m \green e \purple m \green b \purple a \green n \purple t \green u}}}}[/tex]